Mediasahabat.com-Maros – “Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Pondok Pesantren Darul Istiqamah Pusat, seiring berpulangnya ke Rahmatullah KH.Arif Marzuki—pendiri sekaligus pembina pondok pesantren—pada Kamis, 26 Juni 2025, dalam usia 83 tahun. Almarhum wafat di Rumah Sakit Muhammadiyah Samata, Gowa, setelah menjalani perawatan intensif.
Kabar wafatnya tokoh ulama kharismatik ini menyebar cepat melalui grup-grup WhatsApp dan media sosial sejak pagi. Ratusan ucapan duka dan doa mengalir dari kalangan santri, alumni, tokoh agama, hingga pejabat nasional.
Wapres RI Ke-10 dan 12 Jusuf Kalla Hadir
Dalam suasana duka tersebut, Wakil Presiden Republik Indonesia ke-10 dan ke-12, Dr. (H.C.) H. Muhammad Jusuf Kalla, turut hadir di masjid Pondok Pesantren Darul Istiqamah untuk memberikan penghormatan terakhir. Kehadiran JK disambut hangat oleh keluarga besar pesantren dan masyarakat sekitar.
JK datang bersama Anggota DPD RI Tamsil Linrung, Bupati Maros H.A.S. Chaidir Syam, dan Ketua DPRD Kabupaten Maros,Kapolres Maros,Dandim Maros dan ikut menunaikan salat jenazah berjamaah bersama lebih dari 1.000 jamaah yang memadati masjid.
“KH Arif Marzuki adalah sosok guru bangsa yang berjasa besar dalam mencerdaskan umat. Kehilangan beliau adalah kehilangan besar bagi dunia pendidikan Islam,” ujar Jusuf Kalla usai salat jenazah.
Dimakamkan Siang Hari
Setelah salat zuhur berjamaah, jenazah almarhum langsung dishalatkan di Masjid Pondok Pesantren Darul Istiqamah. Suasana haru menyelimuti prosesi yang diikuti ribuan pelayat. Usai dishalatkan, jenazah kemudian diantar ke tempat peristirahatan terakhir di kompleks pemakaman keluarga, tidak jauh dari lingkungan pondok pesantren.
Tangis haru dan isak para santri dan kerabat pecah saat jenazah diturunkan ke liang lahat. Para tokoh dan jamaah yang hadir bergantian membacakan doa, memohon agar almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Sosok Teladan dan Pewaris Ilmu
Semasa hidup, KH Arif Marzuki dikenal sebagai ulama yang istiqamah, sederhana, dan berwibawa. Pondok Pesantren Darul Istiqamah yang ia dirikan telah melahirkan ribuan alumni yang tersebar di berbagai penjuru negeri dan aktif dalam berbagai bidang dakwah, pendidikan, dan sosial.
“Beliau bukan hanya guru bagi kami, tetapi juga ayah, pembimbing, dan teladan dalam hidup. Warisan keilmuan dan keteladanan beliau akan terus kami jaga,” ungkap salah satu alumni yang hadir dalam pemakaman.
Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa-dosanya, dan ditempatkan di surga Firdaus bersama para nabi dan orang-orang saleh. Aamiin.