Mediasahabat.com-Maros-” – Setelah tiga hari pencarian, Tim SAR gabungan akhirnya menemukan jasad Indra Januaril Putra Ichwan (20), pemuda yang dilaporkan tenggelam di Sungai Mangampa, Desa Bontosomba, Kecamatan Tompobulu, Selasa (12/8/2025) pagi.
Korban, yang sebelumnya diberitakan bernama Muh. Aril, merupakan warga Perumahan BTN Minasaupa Blok F10 No. 6, Makassar. Ia ditemukan sekitar pukul 09.30 WITA, berjarak kurang lebih 20 meter dari titik awal ia dilaporkan jatuh, pada kedalaman sekitar 1,5 meter.
<script async src=”https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-1326188404634679″
crossorigin=”anonymous”></script>
Menurut laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (PUSDALOPS) BPBD Kabupaten Maros, korban sebelumnya tergelincir dan jatuh ke sungai sebelum akhirnya tenggelam. Penemuan ini merupakan hasil operasi pencarian oleh Tim SAR Gabungan yang melibatkan BPBD Maros, aparat setempat, dan instansi terkait.
Pada hari pertama pencarian, Tim SRU 1 BPBD Maros yang dikoordinatori Budi Ashar Karim, dengan anggota Muhammad Alfian Absal, Sumarno, Ardiansyah, Agus Harianto, A.M Jusriadi, A.M Jayadi, Arham, dan Arya Sukma, melakukan penyisiran dan penyelaman menggunakan berbagai peralatan selam, seperti pelampung, tali lempar, helm, harnest, dan peralatan pendukung lainnya.

BPBD Maros menyampaikan bahwa upaya yang dilakukan meliputi persiapan peralatan rescue, penyisiran, dan penyelaman di sungai, serta koordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan pencarian berjalan efektif. Kepala BPBD Maros, Towadeng, mengatakan jenazah kemudian dibawa ke Puskesmas Tompobulu untuk dijemput langsung oleh pihak keluarga.
Sementara itu, Camat Tompobulu, Hardiman Bakri, S.STP, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga korban dan mengapresiasi kerja keras seluruh tim yang terlibat dalam pencarian. Ia juga menghimbau masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama pada musim penghujan ketika arus air cenderung lebih deras.
“Kami minta warga tidak lengah, terutama anak-anak muda yang sering berwisata atau bermain di sungai. Keselamatan harus menjadi prioritas,” ujarnya.


