Mediasahabat.com-Bandung, 20 November 2025,-“Pemerintah Kecamatan Mariso, Kota Makassar, melaksanakan kunjungan kerja ke Kelurahan Cisaranten Endah, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung. Kunjungan ini dilakukan untuk mempelajari inovasi pengelolaan sampah organik melalui Rumah Maggot serta sistem pengelolaan sampah berbasis RW yang telah terbukti efektif menekan volume sampah di wilayah tersebut.
Rombongan dipimpin oleh Camat Mariso, Aswin Kertapati Harun, S.STP, didampingi Sekcam Mariso, Andi Muhammad Kamil Yamin, S.ST., M.M, Kasi Ketentraman dan Ketertiban, Kasi Kebersihan, serta staf pendamping. Rombongan disambut langsung oleh Lurah Cisaranten Endah, Itang Mubarok, S.AP., M.Si, bersama Cahyo (Kasi Ekbang) dan Ibu Fany (Kasi PMT).
Pelajari Inovasi Pengelolaan Sampah Cisaranten Endah
Kunjungan ini difokuskan untuk menggali praktik terbaik yang telah diterapkan Cisaranten Endah, di antaranya pengelolaan sampah organik berbasis maggot, sistem pengelolaan sampah berbasis wilayah (RW/RT), bank sampah terintegrasi, hingga mekanisme kerja petugas kebersihan.
Kelurahan dengan 12 RW, 70 RT, dan jumlah penduduk 17.349 jiwa ini memiliki tiga TPS aktif yang berfungsi melayani volume sampah rumah tangga masyarakat.
Rumah Maggot yang Tetap Konsisten Berjalan
Dalam pemaparan, pihak kelurahan menjelaskan bahwa Rumah Maggot Cisaranten Endah merupakan salah satu dari sedikit Rumah Maggot yang masih aktif dari total 151 kelurahan di Kota Bandung dan telah berjalan selama tiga tahun.
Pengelolaan ini didukung oleh anggaran sekitar Rp150 juta dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang dialokasikan untuk operasional, sarana pendukung, dan pemeliharaan budidaya maggot. Anggaran ini dimanfaatkan untuk memastikan proses pencacahan sampah organik, fermentasi, hingga pemberian pakan maggot berjalan optimal.
Keberadaan Rumah Maggot ini terbukti membantu mengurangi beban TPA Sarimukti yang beberapa kali mengalami kondisi darurat akibat volume sampah berlebih.
Sistem Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat
Selain program maggot, Cisaranten Endah juga menerapkan:
Bank sampah aktif di RW 1, RW 2, dan RW 5
Pemilahan sampah organik dan anorganik yang berjalan baik terutama di area perumahan
Edukasi rutin bagi warga oleh pihak kelurahan bersama RT/RW
Pola kerja petugas kebersihan pukul 07.00–12.00 WITA
Pengangkutan sampah dengan kendaraan operasional modern
Upaya tersebut membawa Cisaranten Endah meraih Juara 2 Rumah Maggot Tingkat Kota Bandung serta mendapat penghargaan atas komitmen inovasi pengelolaan sampah berkelanjutan.
Pernyataan Camat Mariso
Camat Mariso, Aswin Kertapati Harun, S.STP, menyampaikan apresiasi dan menilai sistem pengelolaan sampah Cisaranten Endah sebagai model yang layak diterapkan di Mariso.
> “Apa yang kita lihat di Kelurahan Cisaranten Endah ini benar-benar menunjukkan keberhasilan dalam pengelolaan kebersihan dan maggot. Kuncinya adalah ketertiban semua pihak, mulai dari warga yang disiplin memilah sampah, hingga pengelolaan maggot yang terstruktur. Ini contoh yang sangat baik untuk kita terapkan di Kecamatan Mariso.”
Rekomendasi untuk Kecamatan Mariso
Dari hasil kunjungan ini, beberapa praktik yang dapat diadaptasi oleh Kecamatan Mariso antara lain:
Pengembangan model pengelolaan sampah organik berbasis maggot
Penguatan bank sampah di tingkat RW/RT
Penerapan sistem pengelolaan sampah berbasis wilayah
Penguatan edukasi dan partisipasi masyarakat
Peningkatan efektivitas pola kerja petugas kebersihan
Pemerintah Kecamatan Mariso menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Kelurahan Cisaranten Endah dan berharap kunjungan ini menjadi langkah awal pengembangan pengelolaan sampah yang lebih modern, mandiri, dan berkelanjutan di wilayah Mariso.(**)


