Mediasahabat.com-Makassar,-“Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kelurahan di Kecamatan Mariso, Kota Makassar, secara resmi dimulai hari ini, Kamis (8/1/2026). Kegiatan ini merupakan tahap awal dari rangkaian Musrenbang yang telah terjadwal secara berjenjang, mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga tingkat Kota Makassar.
Musrenbang tingkat kelurahan ini direncanakan berlangsung selama tiga hari dan melibatkan sembilan kelurahan di Kecamatan Mariso, sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Berdasarkan jadwal, pada hari pertama, Kamis 8 Januari 2026, terdapat empat kelurahan yang melaksanakan Musrenbang dari pagi hingga sore hari.
Pembukaan Musrenbang di empat kelurahan hari ini dilakukan oleh Camat dan Sekretaris Camat (Sekcam) sesuai dengan pembagian tugas.
Pagi Hari:
Musrenbang Kelurahan Bontorannu dibuka langsung oleh Camat Mariso, Aswin Kertapati Harun didampingi lurah bontorannu Ishak,
Musrenbang Kelurahan Kampung Buyang dibuka oleh Sekcam, Andi Muhammad Kamil Yamin di dampingi lurah kampung buyang Hasriani husair.
Siang Hari:
Musrenbang Kelurahan Kunjung Mae dibuka oleh Camat Mariso, Aswin Kertapati Harun didampingi lurah kunjung Mae Syafaruddin,
Musrenbang Kelurahan Lette dibuka oleh Sekcam, Andi Muhammad Kamil Yamin didampingi lurah lette Haliah.
”Musrenbang ini adalah wadah resmi bagi masyarakat untuk menyuarakan aspirasi dan kebutuhan prioritas di lingkungannya. Kami berharap usulan yang disepakati dapat menjadi dasar perencanaan pembangunan yang efektif dan tepat sasaran untuk tahun anggaran 2027,” ujar Camat Mariso, Bapak Aswin Kertapati Harun.
Dihadiri Anggota DPRD dan Lintas Sektor
Pelaksanaan Musrenbang di hari pertama ini berlangsung lancar dan kondusif. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Dapil 5, Arifin Majid (Armada), yang menunjukkan komitmen wakil rakyat dalam mengawal aspirasi masyarakat.
Para Lurah di masing-masing kelurahan juga mengundang Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) atau institusi terkait untuk memberikan masukan teknis dan memastikan sinkronisasi program.
Peserta yang hadir dalam Musrenbang ini sangat beragam, melibatkan seluruh pemangku kepentingan di tingkat kelurahan, termasuk Ketua RT/RW, Tripilar (Babinsa, Babinkamtibmas, Lurah), tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan dari forum disabilitas.
Usulan Prioritas Warga: Drainase dan Pelatihan.
Dalam sesi rembuk, para peserta menyampaikan berbagai usulan prioritas yang akan diajukan untuk tahun anggaran 2027. Setelah melalui proses kesepakatan bersama, mayoritas usulan warga berfokus pada:
Infrastruktur Dasar: Perbaikan dan pemeliharaan drainase untuk mengatasi masalah genangan air.
Dampak Lingkungan, Pemasangan CCTV dan lampu lorong untuk meningkatkan keamanan dan penerangan di pemukiman.
Pemberdayaan Masyarakat: Pengadaan pelatihan-pelatihan dan program pemberdayaan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi dan keterampilan warga.
Usulan-usulan yang telah disepakati di tingkat kelurahan ini selanjutnya akan dibawa ke tingkat berikutnya, yaitu Musrenbang Kecamatan, untuk diperjuangkan sebagai skala prioritas pembangunan tingkat Kota Makassar. Diharapkan usulan yang telah melalui proses rembuk ini dapat menjadi program yang konkret dan memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Mariso.(**)


