Mediasahabat.com-Makassar, – “Bank Sampah Unit (BSU) Asoka V Tamalate terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Makassar Bebas Sampah 2029 dengan mengandalkan pengelolaan sampah bernilai ekonomis. Memasuki tahun 2026, BSU Asoka V kembali melaksanakan rutinitas penjualan sampah anorganik ke Bank Sampah Pusat (BSP) sebagai bentuk konsistensi pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Kegiatan penjualan sampah ini merupakan lanjutan dari aktivitas serupa yang telah dilakukan pada pekan sebelumnya. Adapun jenis dan jumlah sampah yang berhasil dikumpulkan meliputi plastik sebanyak 106 kilogram, logam 4 kilogram, kertas 344 kilogram, kaca sebanyak 16 unit, serta minyak jelantah 1 kilogram. Dari hasil penjualan tersebut, BSU Asoka V memperoleh total pendapatan sebesar Rp 854.400.
Kegiatan ini turut disaksikan langsung oleh Ketua RW 05 serta Ketua RT 01 RW 04 di wilayah Kelurahan jongaya Pada kesempatan tersebut juga dilakukan pembukaan tabungan perdana Bank Sampah bagi warga, sebagai wujud dukungan nyata terhadap pengelolaan sampah berkelanjutan di tingkat lingkungan.
Direktur Bank Sampah Unit Asoka V, Faisal Baso, saat ditemui pada Sabtu (24/1/2026), mengatakan bahwa keberadaan bank sampah diharapkan mampu berperan aktif dalam mengurangi volume sampah dari Kecamatan Tamalate yang selama ini berakhir di TPA Antang.
“Selain mengurangi timbunan sampah, bank sampah juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi warga. Ini menjadi bukti nyata kerja sama dan kepedulian masyarakat di Kelurahan Jongaya” ujarnya.
Ia menambahkan, BSU Asoka V juga tengah mengembangkan inovasi sampah tukar emas sebagai upaya menarik minat masyarakat agar lebih aktif memilah dan mengelola sampah sejak dari sumbernya.
“Penting bagi warga untuk membiasakan pemilahan sampah dari rumah. Inovasi ini kami harapkan bisa menjadi pemicu semangat, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambah Faisal.
Melalui program ini, BSU Asoka V berharap pengelolaan sampah berbasis lingkungan dapat menjadi contoh dan ditiru oleh para Ketua RT terpilih di wilayah lain, serta menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.(endy)


