Mediasahabat.com-Maros, -“Pemerintah Kabupaten Maros kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 kategori Pratama. Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Maros dalam menjamin akses layanan kesehatan yang merata dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.
Penghargaan UHC Awards 2026 diberikan kepada daerah yang dinilai berhasil mewujudkan cakupan perlindungan kesehatan menyeluruh melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kabupaten Maros dinilai konsisten menunjukkan kinerja positif dalam memperluas kepesertaan dan memperkuat dukungan anggaran sektor kesehatan.
Berdasarkan data UHC Kabupaten Maros, pada tahun 2023 cakupan kepesertaan JKN telah mencapai sekitar 99,44 persen dari total penduduk, menandakan hampir seluruh warga Maros telah terlindungi secara finansial oleh sistem jaminan kesehatan nasional.
Capaian tersebut terus berlanjut pada tahun 2024. Hingga Desember 2024, jumlah warga yang dijamin melalui program UHC mencapai 52.961 jiwa, dari total peserta BPJS Kesehatan sekitar 411.460 jiwa. Tingkat keaktifan peserta BPJS tercatat mencapai 78,96 persen atau sekitar 319.756 jiwa sebagai peserta aktif JKN di Kabupaten Maros.
Sebagai bentuk keseriusan, Pemerintah Kabupaten Maros juga menandatangani MoU perpanjangan program UHC tahun 2025, dengan peningkatan alokasi anggaran menjadi Rp27,5 miliar, naik dari Rp24 miliar pada tahun sebelumnya. Anggaran tersebut kembali diperkuat pada tahun 2026 dengan perencanaan pembiayaan sebesar Rp35 miliar untuk menjamin 72.191 jiwa peserta UHC, yang sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah daerah.
Bupati Maros, Dr. H.A.S. Chaidir Syam, S.IP., M.H., menyampaikan bahwa capaian UHC Awards 2026 merupakan hasil kerja kolaboratif seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, fasilitas layanan kesehatan, hingga dukungan aktif masyarakat.
“Universal Health Coverage memastikan setiap warga memperoleh perlindungan jaminan kesehatan tanpa hambatan biaya. Ini adalah komitmen kami agar tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam memperoleh layanan kesehatan yang layak,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Maros Andi Muetazim Mansyur, S.T., M.Si. menambahkan bahwa Pemkab Maros akan terus memperkuat kualitas layanan kesehatan dan memastikan keberlanjutan program UHC agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Penghargaan ini sekaligus menegaskan posisi Kabupaten Maros sebagai salah satu daerah yang konsisten mendukung pembangunan kesehatan nasional, sejalan dengan filosofi UHC Awards 2026 yang melambangkan harmoni, kolaborasi, dan komitmen bersama dalam melindungi kesehatan seluruh rakyat Indonesia.(**)


