Mediasahabat.com-Makassar,-“ Gelombang budaya Korea atau Korean Wave terus menunjukkan pengaruhnya di Indonesia. Tak hanya lewat musik K-Pop dan drama Korea, tren tersebut kini semakin kuat merambah dunia kuliner. Melihat tingginya minat masyarakat terhadap hidangan khas Negeri Ginseng, Archipelago Group melalui Harper Perintis Makassar menghadirkan konsep pop-up kuliner bertajuk “60 Seconds to Seoul”, sebuah pengalaman bersantap yang membawa tamu seolah berada di jantung street food Seoul.Jumat 30/1/2026
Program ini merupakan bagian dari Archipelago Global Flavours Series, inisiatif kuliner berkelanjutan yang secara rutin menampilkan ragam cita rasa dunia di jaringan hotel Archipelago di seluruh Indonesia. Mengusung konsep street food autentik, “60 Seconds to Seoul” dirancang untuk menghadirkan pengalaman kuliner Korea yang cepat, praktis, namun tetap kaya rasa dan berkarakter.
Melalui program ini, Harper Perintis Makassar menyuguhkan berbagai menu street food Korea yang populer dan digemari lintas generasi. Sejumlah hidangan andalan yang ditawarkan antara lain Tteokbokki dengan saus pedas khas Korea, Korean Cheese Burger yang memadukan kelezatan daging dan keju leleh, Gangnam Hot Chicken dengan cita rasa pedas manis, hingga Kimchi Fried Rice yang menjadi ikon kuliner Korea. Selain itu, tersedia pula menu unik seperti Soko Fish Taco yang menghadirkan sentuhan modern dalam sajian street food.
Tak hanya makanan utama, pengalaman kuliner semakin lengkap dengan pilihan hidangan penutup dan minuman khas Korea. Dessert seperti Jeju Matcha Puff dan Bae Suk Pear menjadi penutup sempurna, sementara minuman segar seperti Sparkling Yuzu Honey, Shikye Fizz, Maesil Mojito, dan Omija Cooler memberikan sensasi rasa yang menyegarkan. Seluruh menu ditawarkan dengan harga terjangkau, mulai dari Rp35.000, sehingga dapat dinikmati oleh berbagai kalangan.
General Manager Harper Perintis Makassar, Martina Bustami, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk inovasi hotel dalam menghadirkan pengalaman F&B yang relevan dengan tren global.
“Melalui ‘60 Seconds to Seoul’, kami ingin membawa semangat street food Seoul lebih dekat ke masyarakat Indonesia. Program ini menjadi bagian dari komitmen Archipelago untuk terus menghadirkan konsep kuliner yang kreatif, berkesan, dan mengikuti perkembangan minat tamu,” ujarnya.
Ia menambahkan, kuliner Korea saat ini memiliki daya tarik yang sangat kuat di Indonesia, seiring meningkatnya ketertarikan masyarakat terhadap budaya Korea secara keseluruhan. Hal ini sejalan dengan hasil Survei Hallyu Luar Negeri 2024 yang dirilis oleh Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan (MCST) bersama Korea Foundation for International Culture Exchange (KOFICE), yang mencatat bahwa 86,3 persen responden di Indonesia menunjukkan minat kuat terhadap budaya Korea, termasuk kuliner, gaya hidup, dan tren urban.
Program “60 Seconds to Seoul” dapat dinikmati melalui berbagai layanan, mulai dari poolside dining, room service, hingga pemesanan daring melalui GoFood dan GrabFood. Dengan demikian, pengalaman menikmati street food Korea tidak hanya terbatas bagi tamu hotel, tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum.
Program kuliner tematik ini akan berlangsung mulai Januari hingga Juni 2026 di jaringan hotel Archipelago di Indonesia. Melalui inisiatif ini, Archipelago berharap dapat terus menghadirkan perjalanan rasa lintas negara yang kreatif dan berkesan, sekaligus memperkuat posisinya sebagai grup perhotelan yang inovatif dalam menghadirkan pengalaman kuliner internasional.
Dengan menghadirkan cita rasa autentik Korea tanpa harus meninggalkan tanah air, Harper Perintis Makassar optimistis “60 Seconds to Seoul” akan menjadi destinasi kuliner favorit baru bagi pecinta street food dan penggemar budaya Korea di Makassar dan sekitarnya.(*/an)


