Mediasahabat.com-Makassar, –” Pemerintah Kecamatan Ujung Pandang terus menghadirkan inovasi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah. Melalui kampanye edukatif bertajuk “Hai Sobat Ujung Pandang yang Wajib Kamu Tahu” dan “Yuk, Pilah Sampah”, masyarakat diajak memahami pentingnya memilah sampah sejak dari rumah.

Program yang digagas oleh Kepala Seksi Kebersihan Kecamatan Ujung Pandang, Muhammad Guntur, S.STP, ini menekankan pemilahan sampah menjadi empat kategori utama, yakni organik, anorganik, B3 (bahan berbahaya dan beracun), dan residu.
Menurut Guntur, langkah kecil seperti memilah sampah memiliki dampak besar bagi lingkungan.
“Melalui edukasi ini, kami ingin mengubah kebiasaan masyarakat agar tidak lagi membuang sampah secara sembarangan, tetapi mulai memilah sesuai jenisnya,” ujarnya.
Dalam materi sosialisasi tersebut dijelaskan:
*Sampah organik merupakan limbah yang mudah terurai seperti sisa makanan dan daun kering.
*Sampah anorganik seperti plastik, botol kaca, dan kaleng masih dapat didaur ulang.
*Sampah B3 seperti baterai, lampu neon, dan obat kedaluwarsa harus ditangani secara khusus karena berbahaya.
*Sampah residu adalah sampah yang tidak dapat didaur ulang seperti tisu kotor dan popok sekali pakai.
Selain melalui media visual yang menarik, inovasi ini juga didorong melalui pendekatan langsung ke masyarakat dengan harapan pesan dapat lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Program ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam mewujudkan gerakan “Menuju Makassar Mulia”, khususnya dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
“Kami berharap masyarakat Ujung Pandang bisa menjadi contoh dalam pengelolaan sampah berbasis sumber, sehingga ke depan volume sampah yang berakhir di TPA dapat berkurang signifikan,” tambah Guntur.
Dengan adanya inovasi ini, diharapkan kesadaran kolektif masyarakat semakin meningkat, sehingga tercipta lingkungan yang lebih bersih hari ini dan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.


