Mediasahabat.com-Makassar, -“Upaya meningkatkan kesadaran lingkungan dan pengelolaan sampah berbasis masyarakat terus digalakkan di wilayah Kecamatan Biringkanaya. Hal ini terlihat dalam kegiatan launching pembentukan Bank Sampah Unit (BSU) “Bumi Katimbang Lestari” yang dirangkaikan dengan pemasangan biopori di kawasan BTP Blok AE, Kelurahan Katimbang, pada Minggu (26/4/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Camat Biringkanaya, Maharuddin, S.Sos,MM bersama Lurah Katimbang Muhammad Syarief, Ketua LPM Ruslan, Ketua RT/RW 03, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendorong gerakan peduli lingkungan yang berkelanjutan di tengah masyarakat.
Camat Biringkanaya Maharuddin menyampaikan apresiasi atas inisiatif warga dan pengurus wilayah yang telah menggagas terbentuknya Bank Sampah Unit “Bumi Katimbang Lestari”. Ia menegaskan bahwa program bank sampah bukan sekadar kegiatan pengumpulan sampah, tetapi merupakan langkah strategis dalam mengubah pola pikir masyarakat terhadap pengelolaan limbah rumah tangga.
“Bank sampah ini diharapkan menjadi solusi konkret dalam mengurangi volume sampah, sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi warga. Ini adalah bentuk edukasi lingkungan yang sangat baik dan perlu terus dikembangkan,” ujarnya.
Selain launching bank sampah, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemasangan biopori di sejumlah titik di kawasan BTP Blok AE. Pemasangan biopori bertujuan untuk meningkatkan daya serap air ke dalam tanah, mengurangi genangan, serta membantu penguraian sampah organik secara alami.
Lurah Katimbang, Muhammad Syarief, dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program lingkungan seperti ini. Ia berharap kehadiran Bank Sampah “Bumi Katimbang Lestari” dapat menjadi percontohan bagi wilayah lain di Kelurahan Katimbang.
Sementara itu, Ketua LPM Ruslan menambahkan bahwa keterlibatan aktif warga, khususnya RT/RW dan tokoh masyarakat, menjadi kekuatan utama dalam menjalankan program ini secara konsisten. Ia optimistis, dengan semangat gotong royong, program bank sampah dan biopori dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi lingkungan sekitar.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme dari warga yang turut menyaksikan sekaligus berpartisipasi dalam pemasangan biopori. Momentum ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan lingkungan, mengelola sampah secara bijak, serta menciptakan kawasan yang lebih sehat dan lestari di wilayah Biringkanaya.(an)


