
Mediasahabat.com-Makassar – Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kembali menggelar Gerakan Jelajah Sampah di Kecamatan Bontoala, Minggu (5/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya pengelolaan sampah berbasis masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya Makassar Bebas Sampah 2029.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Bidang Persampahan, Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), serta Peningkatan Kapasitas DLH Kota Makassar, Aswin Kartapati Harun, AP., M.Si. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah harus dimulai dari rumah tangga dengan melibatkan RT dan RW sebagai motor penggerak di lingkungan masing-masing.

Menurutnya, Gerakan Jelajah Sampah merupakan rangkaian edukasi yang akan dilaksanakan di seluruh kecamatan di Kota Makassar. Kecamatan Bontoala menjadi salah satu titik pelaksanaan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah sejak dari sumbernya.

Mengusung tema “Kelola Sampah dari Rumah, Wujudkan Kecamatan Bersih, Hijau, dan Produktif Menuju Makassar Bebas Sampah”, kegiatan ini menghadirkan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian dan Perikanan, serta Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar.
Camat Bontoala H. Patahulla, AP., M.Si. turut hadir bersama Ketua TP PKK Kecamatan Bontoala, Sekretaris Camat, para lurah se-Kecamatan Bontoala, Ketua LPM, Ketua RT/RW, serta kader PKK. Kehadiran seluruh unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam membangun budaya hidup bersih dan pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Berbagai kegiatan edukatif dan partisipatif digelar dalam Gerakan Jelajah Sampah, di antaranya aksi plogging atau jalan santai sambil memungut sampah, penimbangan hasil aksi bersih, talkshow lingkungan, Gerakan Pangan Murah, pameran urban farming, hingga pelatihan pembuatan biopori, eco-enzyme, komposter, serta budidaya maggot sebagai solusi pengolahan sampah organik.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Makassar berharap kesadaran masyarakat untuk memilah dan mengelola sampah dari rumah semakin meningkat. Dengan kolaborasi pemerintah dan masyarakat, target mewujudkan Kota Makassar yang bersih, hijau, produktif, dan bebas sampah pada tahun 2029 diyakini dapat tercapai.(**)



