
Mediasahabat.com-Mamuju,-“Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti Ballroom Hotel Maleo Mamuju, Kamis (9/7/2026), saat Universitas Tomakaka Mamuju menggelar Wisuda Angkatan XVI Tahun 2026. Sebanyak 500 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan sebagai alumni, menandai berakhirnya perjalanan akademik sekaligus awal pengabdian mereka kepada masyarakat.
Di balik prosesi akademik yang berlangsung khidmat, wisuda kali ini menghadirkan makna yang jauh lebih besar. Bukan sekadar seremoni pengukuhan lulusan, tetapi juga menjadi momentum yang menyatukan kebahagiaan ribuan keluarga sekaligus memberikan dampak nyata terhadap roda perekonomian Kota Mamuju.

Sejak pagi, kawasan Hotel Maleo dipadati keluarga wisudawan yang datang dari berbagai kabupaten di Sulawesi Barat maupun luar daerah. Arus kendaraan meningkat, hotel dan penginapan dipenuhi tamu, rumah makan ramai dikunjungi, sementara jasa transportasi, fotografi, hingga pelaku UMKM menikmati lonjakan permintaan yang signifikan.
Di dalam ballroom, suasana berlangsung penuh khidmat. Tepuk tangan bergemuruh setiap kali nama wisudawan dipanggil menuju panggung kehormatan. Momen ketika para lulusan menerima ijazah menjadi pemandangan yang mengundang haru. Banyak orang tua tak mampu menyembunyikan air mata bahagia saat melihat anak-anak mereka mengenakan toga, buah dari perjuangan panjang yang dipenuhi kerja keras, pengorbanan, dan doa.
Pelukan hangat, senyum bangga, serta ucapan syukur mewarnai akhir prosesi. Bagi banyak keluarga, hari itu bukan sekadar perayaan kelulusan, melainkan jawaban atas harapan yang telah dipupuk selama bertahun-tahun.

Universitas Tomakaka Mamuju kembali menegaskan komitmennya dalam melahirkan sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, adaptif, serta memiliki kepedulian sosial. Para lulusan diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional.
Selain nilai akademik, penyelenggaraan wisuda juga membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat. Kehadiran ribuan tamu memberikan berkah bagi berbagai sektor usaha lokal.
Salah seorang pelaku UMKM di sekitar lokasi kegiatan, Ade, mengaku omzet usahanya meningkat drastis selama pelaksanaan wisuda.
“Alhamdulillah, sejak pagi pembeli datang terus. Banyak keluarga wisudawan membeli makanan dan minuman setelah acara maupun saat menunggu prosesi berlangsung.
Pendapatan kami hari ini meningkat beberapa kali lipat. Kegiatan seperti ini benar-benar membantu usaha kecil seperti kami,” ujarnya.
Menurutnya, setiap pelaksanaan wisuda selalu menjadi momentum yang dinanti para pelaku usaha. Tidak hanya pedagang makanan dan minuman, tetapi juga penjual bunga, jasa fotografi, transportasi daring, percetakan, hingga toko suvenir ikut merasakan dampak positifnya.
Peningkatan aktivitas ekonomi juga dirasakan sektor perhotelan dan penginapan. Tingginya jumlah tamu dari luar daerah menyebabkan tingkat hunian meningkat menjelang pelaksanaan wisuda, menunjukkan bahwa kegiatan akademik mampu menciptakan multiplier effect bagi perekonomian lokal.
Salah seorang pengelola sivitas akademika Universitas Tomakaka Mamuju, Putra Muhammad Taufan, SH., MH., mengatakan bahwa setiap wisudawan memiliki kisah perjuangan yang berbeda.
“Ada yang harus membagi waktu antara kuliah dan bekerja, ada yang berasal dari daerah terpencil, bahkan ada yang berjuang di tengah keterbatasan ekonomi. Hari ini seluruh perjuangan itu terbayar. Kebahagiaan para orang tua menjadi kebanggaan terbesar bagi kami sebagai bagian dari sivitas akademika,” tuturnya.
Ia berharap seluruh alumni terus mengembangkan ilmu, menjaga integritas, serta mampu menjadi pribadi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami ingin para alumni tidak berhenti belajar setelah meninggalkan kampus. Jadilah insan yang profesional, rendah hati, dan mampu menghadirkan solusi di tengah masyarakat. Almamater akan selalu menjadi rumah yang membanggakan setiap langkah pengabdian mereka,” tambahnya.
Menjelang berakhirnya acara, ballroom berubah menjadi lautan kebahagiaan. Para wisudawan bergegas menghampiri orang tua dan keluarga untuk berbagi pelukan, mengabadikan momen, serta mengucapkan syukur atas pencapaian yang diraih.
Wisuda Angkatan XVI Universitas Tomakaka Mamuju menjadi bukti bahwa sebuah perguruan tinggi tidak hanya melahirkan lulusan baru, tetapi juga membangun optimisme, mempererat ikatan keluarga, serta menggerakkan perekonomian masyarakat. Di balik 500 toga yang dikenakan hari itu, tersimpan 500 kisah perjuangan yang kini menjelma menjadi harapan baru bagi masa depan Sulawesi Barat dan Indonesia.(**)



