
Mediasahabat.com-Makassar,– “Pemerintah Kecamatan Kepulauan Sangkarrang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Pemerintah Kota Makassar menuju Makassar Bebas Sampah 2029. Pada Senin (13/7/2026), Camat Kepulauan Sangkarrang bersama Ketua TP PKK Kecamatan melaksanakan kegiatan edukasi dan sosialisasi pemilahan sampah mandiri kepada masyarakat secara door to door di wilayah ORW 02, Kelurahan Barrang Lompo.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Lurah Barrang Lompo, Lurah Barrang Caddi, Kasi Pemerintahan Kecamatan, Kasi Kesejahteraan Rakyat, Kasi Kebersihan Kecamatan, Penyuluh Persampahan, Pendamping TPS3R, serta para Ketua RT yang mendampingi selama pelaksanaan sosialisasi.
Dalam kunjungan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya memilah sampah sejak dari rumah tangga, yaitu dengan memisahkan sampah organik, sampah non-organik, dan sampah residu. Edukasi ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari sumbernya.
Camat Kepulauan Sangkarrang menyampaikan bahwa perubahan perilaku masyarakat menjadi kunci utama dalam mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan. Melalui pendekatan langsung dari rumah ke rumah, pemerintah ingin memastikan setiap keluarga memahami cara pemilahan sampah yang benar sekaligus mengajak masyarakat menjadi bagian dari gerakan menjaga kebersihan lingkungan.
“Pengelolaan sampah yang baik dimulai dari rumah. Apabila setiap keluarga membiasakan memilah sampah, maka volume sampah yang dibuang akan berkurang, lingkungan menjadi lebih bersih, sehat, dan bernilai ekonomis. Ini adalah ikhtiar bersama untuk mendukung terwujudnya Makassar Bebas Sampah 2029,” ujar Camat Kepulauan Sangkarrang.
Selama kegiatan berlangsung, masyarakat menyambut dengan antusias kehadiran pemerintah kecamatan dan kelurahan. Warga aktif berdialog, mengajukan pertanyaan, serta menyatakan kesiapan untuk menerapkan pemilahan sampah secara mandiri di lingkungan masing-masing.
Pemerintah Kecamatan Kepulauan Sangkarrang berharap kegiatan edukasi seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat, sehingga budaya hidup bersih dan peduli lingkungan semakin mengakar serta mampu mewujudkan wilayah kepulauan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.(**)



