Mediasahabat.com-Maros,-“Gedung Pasar tradisional Modern Kabupaten Maros yang dibangun di tahun 2015 dan di resmi digunakan pada tahun 2017, sudah berumur kurang lebih 11 tahun perlu mendapat perhatian dari pemerintah kabupaten maros , Hal ini disampaikan oleh sekretaris Asosiasi Pedagang Pasar tramo maros H.M.Maulana Azis.
” Gedung ini perlu perhatian bukan hanya dari hal-hal administratif saja, fisik bangunan juga perlu jadi perhatian pemerintah daerah, mengingat ini salah satu pusat penggerak ekonomi dikabupaten Maros” ungkap maulana
Sebagai penggerak ekonomi dikabupaten Maros, Pasar tramo maros menyerapan tenaga kerja informal terbesar
Satu kios di Tramo itu menghidupi minimal 3 orang: pemilik, penjaga, tukang ojek/pickup. Kalau 701 kios + 560 lapak, itu lebih dari 3000 KK yang hidup langsung dari situ, belum termasuk petani yang suplainya.

Memasuki musim penghujan pedagang pasar tramo maros mengeluhkan kebocoran atap pasar tramo yang membuat barang-barang pedagang terancam basah, dan juga pedagang sering mengeluhkan petugas kebersihan yang kadang tidak bekerja maksimal.
“Gedung pasar Tramo membutuhkan Tehnisi gedung atau petugas yang khusus untuk memelihara gedung secara rutin, dan perlu kordinasi yang rutin antara pengelola dan pedagang” tambah maulana.




