Mediasahabat.com-Makassar –” Dalam sebuah pertemuan strategis, Rizki dari Bank Indonesia menegaskan pentingnya mendorong penggunaan transaksi non-tunai melalui pemanfaatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) guna meningkatkan efisiensi transaksi ekonomi, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Kami terus mendorong pemanfaatan QRIS sebagai metode pembayaran yang lebih praktis, aman, dan efisien bagi UMKM. Dengan ekosistem digital yang semakin kuat, kita berharap pertumbuhan ekonomi daerah dapat semakin meningkat,” ujar Rizki.
Selain mendorong transaksi digital, Rizki juga menyoroti pentingnya sosialisasi mengenai bahaya pinjaman online ilegal (pinjol) dan judi online (judol) yang semakin marak di masyarakat. Menurutnya, literasi keuangan perlu diperkuat untuk melindungi masyarakat dari risiko ekonomi digital yang tidak sehat.
“Kami membutuhkan sinergi yang kuat dengan Pemerintah Kota Makassar untuk memperluas sosialisasi mengenai literasi keuangan, termasuk bahaya pinjol dan judol yang dapat berdampak buruk terhadap kondisi keuangan masyarakat,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyatakan komitmennya dalam mendukung program-program yang diinisiasi oleh Bank Indonesia.
“Kami sangat mendukung upaya BI dalam memperluas penggunaan transaksi digital dan meningkatkan literasi keuangan di masyarakat. Sosialisasi ini sangat penting untuk memberikan pemahaman yang lebih baik bagi warga Makassar agar lebih bijak dalam mengelola keuangan mereka,” ujar Munafri.
Munafri juga menegaskan pentingnya sinergi dalam pengendalian inflasi di Kota Makassar. Ia meyakini bahwa kolaborasi dengan BI dapat membantu pemerintah dalam menerapkan kebijakan yang lebih efektif untuk menjaga stabilitas perekonomian daerah.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat. Oleh karena itu, koordinasi dengan BI sangat penting agar kebijakan yang diterapkan dapat berjalan efektif,” tambahnya.
Munafri berharap, pertemuan ini menjadi langkah awal dari kerja sama yang lebih erat antara BI dan Pemkot Makassar dalam membangun ekosistem ekonomi yang lebih kuat.(**)


