
Mediasahabat.com-Makassar – Keluarga Besar UPT SMA Negeri 5 Makassar bersama Dewan Pengurus Pusat Ikatan Alumni (DPP IKA) SMANLI Makassar menggelar Tabligh Akbar yang dirangkaikan dengan buka puasa dan salat Tarawih berjamaah. Acara ini sekaligus menandai penggunaan perdana Masjid Nuruttarbiyah IKA SMA Negeri 5 Makassar pada Kamis, 20 Ramadhan 1446 H (20 Maret 2025).
Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri sekitar 700 jamaah, termasuk Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, guru, pengurus DPP IKA SMANLI, alumni, panitia pembangunan masjid, komite sekolah, siswa, serta stakeholder terkait.

Apresiasi untuk Pembangunan Masjid
Dalam sambutannya, Kepala SMA Negeri 5 Makassar, H. Sudirman Kadir, mengucapkan terima kasih kepada DPP IKA SMANLI dan para alumni yang telah memprakarsai pembangunan Masjid Nuruttarbiyah.
“Saya sangat terharu melihat hampir rampungnya pembangunan masjid ini, yang merupakan hasil swadaya alumni, guru, siswa, dan orang tua siswa,” ujarnya.
Ketua Panitia Pembangunan Masjid, H. Sukardi Haseng (alumni ’82), mengungkapkan bahwa pembangunan masjid ini merupakan bentuk rasa syukur atas pengembangan fungsi aula sekolah menjadi tempat ibadah.
“Pembangunan masjid berlangsung selama delapan bulan dengan total anggaran Rp2,5 miliar. Hingga saat ini, 97 persen dana berasal dari alumni SMANLI. Proses pembangunan masih akan berlanjut hingga tahap finishing,” jelasnya.

Struktur dan Lokasi Masjid
Masjid ini dibangun di atas aula SMA Negeri 5 Makassar, tepat di bagian depan sekolah. Lantai satu tetap difungsikan sebagai aula serbaguna, lantai dua digunakan sebagai masjid untuk jamaah pria, sedangkan lantai tiga untuk jamaah wanita.
H. Sukardi Haseng juga memberikan apresiasi khusus kepada H. Nurdin Abdullah (alumni ’82), yang pertama kali mengusulkan pemindahan mushola dari belakang ke depan sekolah, serta H. Ruslan Hasan (alumni ’80), yang merancang desain masjid.
Masjid sebagai Pusat Pembinaan Akhlak
Ketua DPP IKA SMANLI, H. Andi Rukman Nurdin Karumpa (ARN), menegaskan bahwa masjid memiliki peran penting dalam pembentukan karakter peserta didik yang berakhlakul karimah.
“Keberadaan masjid tidak dapat ditawar. Ini adalah wahana pembinaan umat dan peserta didik demi mewujudkan lingkungan pendidikan yang berakhlakul karimah,” ujar Ketua Umum BPP Gapensi ini.
ARN juga menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh alumni SMANLI dari angkatan 1980 hingga 2024, serta para guru yang turut berkontribusi dalam pembangunan masjid ini.(**)



