
Mediasahabat.com-Makassar,-“Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Makassar, Drs. H. Andi Muhamad Yasir, M.Si., secara resmi membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Sangkarrang yang digelar di Hotel Best Western, 27 Januari 2026.

Dalam sambutannya, Andi Muhamad Yasir menegaskan bahwa Musrenbang merupakan forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung dan memastikan program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan riil warga, khususnya di wilayah kepulauan.
“Hasil Musrenbang harus fokus pada program prioritas dan selaras dengan visi Pemerintah Kota Makassar. Partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan perencanaan pembangunan,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi sistem Musrenbang yang dikembangkan Bappeda Kota Makassar yang dinilai semakin efisien, terarah, dan partisipatif, sehingga memudahkan sinkronisasi usulan dari tingkat kelurahan hingga kota.
Sementara itu, Camat Sangkarrang, Andi Ashar, SH, dalam pemaparannya menyampaikan bahwa kondisi geografis kepulauan menjadi perhatian utama dalam perencanaan pembangunan tahun mendatang.

“Skala prioritas Kecamatan Sangkarrang adalah perbaikan tanggul dan dermaga, karena menyangkut keselamatan warga serta kelancaran aktivitas ekonomi dan transportasi masyarakat kepulauan,” jelas Andi Ashar.
Kegiatan Musrenbang ini turut dihadiri Kepala Dinas DP2 Kota Makassar, Aulia Arsyad, Kepala Bappeda Kota Makassar, Dahyal, para perwakilan SKPD, Sekretaris Camat Sangkarrang, Kapolsek dan Danramil, Ketua TP PKK Kecamatan Sangkarrang beserta jajaran Ketua TP PKK kelurahan, para LPM, RT/RW, Ketua Ormas APPI Kecamatan Sangkarrang, KNPI, serta Karang Taruna.
Dari unsur pemuda, sejumlah aspirasi juga disampaikan. Tokoh pemuda Kecamatan Sangkarrang berharap agar usulan warga tidak hanya berhenti pada skala prioritas tertentu, tetapi juga memperhatikan kebutuhan lain di wilayah kepulauan.
“Kami berharap apa yang menjadi usulan warga dapat benar-benar diprioritaskan, termasuk persoalan lingkungan seperti peping blok dan kebutuhan infrastruktur lainnya,” ungkap salah satu tokoh pemuda.
Namun demikian, sorotan juga disampaikan terkait minimnya keterlibatan wakil rakyat. Ketua OKK KNPI Kota Makassar, Sardi yang juga putra daerah asli Pulau Kodingareng menyayangkan tidak hadirnya satu pun anggota DPRD Kota Makassar dari Dapil II, khususnya yang selama ini kerap melakukan sosialisasi di Kepulauan Sangkarrang.
“Kami sangat menyayangkan tidak adanya anggota DPRD Dapil II yang hadir 2 tahun Musrenbang berturut-turut, Padahal kehadiran mereka penting untuk mengawal langsung aspirasi masyarakat kepulauan,” ujarnya.
Musrenbang Kecamatan Sangkarrang ini diharapkan mampu menghasilkan rumusan program pembangunan yang tepat sasaran, berkeadilan, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat kepulauan di Kota Makassar.(*/an)



