Close Menu
MEDIA SAHABAT INDONESIAMEDIA SAHABAT INDONESIA
  • BERITA
  • POLITIK
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • TNI POLRI
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • ADVERTORIAL
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • METRO
  • NASIONAL
Iklan

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kasus Bupati Gowa, Asratillah: Jangan Campuradukkan Proses Hukum dengan Konflik Politik

September 26, 2026

Kuliah Umum STIE Pelita Buana Bahas Strategi Mengubah Ide Menjadi Peluang Bisnis

September 26, 2026

Munafri: APBD Perubahan 2026 Harus Jadi Program yang Manfaatnya Dirasakan Masyarakat

September 25, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Kasus Bupati Gowa, Asratillah: Jangan Campuradukkan Proses Hukum dengan Konflik Politik
  • Kuliah Umum STIE Pelita Buana Bahas Strategi Mengubah Ide Menjadi Peluang Bisnis
  • Munafri: APBD Perubahan 2026 Harus Jadi Program yang Manfaatnya Dirasakan Masyarakat
  • Aliyah Mustika Ilham Dorong Barongko Go International Lewat Kolaborasi Gastronomi Makassar–Prancis
  • Hotel Premier Makassar Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-51 untuk Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman
  • PENTINGNYA MENJAGA HATI Oleh: Drs. KH. Muhammad Nurullah, HD., M.Pd
  • Petani Laoli hingga Loeha Bersatu, DPRD Luwu Timur Didesak Bentuk Pansus Konflik Agraria
  • Lurah Bakung Nani Handayani Turun Langsung, Ajak Warga RW 06 Jaga Kebersihan Lingkungan
Facebook X (Twitter) Instagram
MEDIA SAHABAT INDONESIAMEDIA SAHABAT INDONESIA
  • BERITA
  • POLITIK
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • TNI POLRI
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • ADVERTORIAL
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • METRO
  • NASIONAL
MEDIA SAHABAT INDONESIAMEDIA SAHABAT INDONESIA
  • BERITA
  • POLITIK
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • TNI POLRI
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • ADVERTORIAL
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • METRO
  • NASIONAL
Beranda » Susun Redaksi » Pemkot Makassar Lantik 47 Kepala Puskesmas Definitif, Perkuat Garda Terdepan Layanan Kesehatan
BERITA

Pemkot Makassar Lantik 47 Kepala Puskesmas Definitif, Perkuat Garda Terdepan Layanan Kesehatan

Media SahabatJuni 17, 2026
Facebook WhatsApp Twitter Email
Share
Facebook WhatsApp Twitter Email

Mediasahabat.com-Makassar,-“Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengukuhkan dan mengambil sumpah/janji 47 Kepala Puskesmas lingkup Dinas Kesehatan Kota Makassar di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Rabu (17/6/2026).

Dalam sambutannya, Munafri menegaskan bahwa kepala puskesmas memiliki peran strategis sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan yang berhadapan langsung dengan berbagai persoalan kesehatan masyarakat.

“Kepala Puskesmas adalah garda terdepan pelayanan kesehatan yang berhadapan langsung dengan berbagai persoalan kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Pengukuhan tersebut menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat.

Setelah selama beberapa tahun posisi kepala puskesmas diisi oleh pelaksana tugas (Plt) seiring adanya perubahan nomenklatur dan penyesuaian regulasi jabatan di lingkungan pemerintahan.

Lanjut dia, perubahan nomenklatur dan penyesuaian regulasi yang menyebabkan mekanisme pengisian jabatan kepala puskesmas harus menyesuaikan ketentuan yang berlaku sehingga pelantikan definitif secara menyeluruh, kini baru dilaksanakan di tahun 2026.

“Pelantikan kepala puskesmas definitif kali ini memiliki arti yang sangat penting karena terakhir kali pengukuhan definitif dilakukan pada tahun 2019,” jelas Appi.

Orang nomor satu Kota Makassar itu menegaskan, bahwa proses penetapan kepala puskesmas yang dikukuhkan hari ini tidak dilakukan secara instan.

Pemerintah Kota Makassar, melalui kolaborasi sejumlah perangkat daerah telah melaksanakan serangkaian tahapan seleksi yang objektif dan akuntabel.

Tahapan tersebut meliputi verifikasi persyaratan administrasi, penilaian kompetensi, uji kompetensi, wawancara, hingga penilaian rekam jejak dan integritas.

“Dengan proses yang panjang dan selektif ini, kami berharap yang terpilih benar-benar ASN yang memiliki kompetensi manajerial, kemampuan teknis, serta kapasitas kepemimpinan yang dibutuhkan untuk memimpin puskesmas,” terangnya.

Menurutnya, puskesmas tidak hanya berfungsi memberikan pelayanan kuratif atau pengobatan, tetapi juga menjadi ujung tombak dalam upaya promotif dan preventif, yakni peningkatan kesehatan masyarakat serta pencegahan penyakit di tingkat wilayah.

Karena itu dibutuhkan kepemimpinan yang kuat, profesional, berintegritas, dan mampu menghadirkan pelayanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Appi menilai, pelantikan hari ini menandai hadirnya kembali kepastian kepemimpinan di seluruh puskesmas Kota Makassar setelah melalui proses penataan organisasi dan penyesuaian regulasi yang cukup panjang.

“Kepastian kepemimpinan ini sangat penting agar pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat dapat berjalan semakin optimal, terukur, dan berkelanjutan,” kata Munafri.

Baca Juga:  Wakil Wali Kota Makassar Sampaikan Ucapan Selamat Pelantikan Pengurus Pertina Kota Makassar Periode 2025–2029

Lebih lanjut, mantan CEO PSM itu menekankan bahwa kesehatan merupakan salah satu fokus utama pembangunan Pemerintah Kota Makassar selain sektor pendidikan.

Karena itu, keberadaan kepala puskesmas yang definitif diharapkan mampu mengambil keputusan secara cepat dan tepat dalam menyelesaikan berbagai persoalan kesehatan masyarakat di wilayah kerja masing-masing.

Ia mengatakan, layanan kesehatan sebagai layanan dasar harus mampu menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat. Untuk itu, pemerintah harus memastikan ketersediaan tenaga kesehatan, infrastruktur, sarana dan prasarana kesehatan yang memadai.

“Makanya sangat penting menempatkan orang-orang yang kompeten pada posisi ini,” tuturnya.

Dia menambahkan, fungsi puskesmas harus dimaksimalkan, terutama dalam fungsi-fungsi pencegahan penyakit.

Selain itu, puskesmas juga harus membantu menyukseskan berbagai program pemerintah seperti percepatan penurunan stunting.

Juga, pengendalian penyakit menular maupun tidak menular, menjaga kesehatan lingkungan, termasuk persoalan sanitasi.

Munafri juga meminta para kepala puskesmas yang baru dikukuhkan untuk aktif mengenali berbagai persoalan kesehatan yang terjadi di lingkungan masyarakat serta mampu menghadirkan solusi yang tepat dan cepat.

Menurutnya, masyarakat membutuhkan pelayanan kesehatan yang responsif, mudah diakses, berkualitas, dan berkeadilan.

Dikatakan, masyarakat membutuhkan kehadiran puskesmas sebagai jawaban atas persoalan kesehatan mereka.

“Karena itu dibutuhkan respons yang cepat dan pelayanan yang baik mulai dari kepala puskesmas hingga seluruh perangkatnya,” jelasnya.

“Ini bukan tugas biasa karena menyangkut kesehatan dan nyawa masyarakat,” sambung Appi.

Ia mengingatkan bahwa puskesmas bukan sekadar kantor pelayanan yang dapat ditinggalkan kapan saja, melainkan bagian yang tidak terpisahkan dari proses pembangunan manusia dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Karena Puskesmas adalah bagian penting dari pembangunan kesehatan masyarakat. Ini bukan pekerjaan sampingan dan tidak bisa didelegasikan begitu saja.

“Dibutuhkan komitmen, integritas, dan kepedulian yang tinggi dari seluruh jajaran puskesmas,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Munafri turut menghadirkan seluruh camat se-Kota Makassar. Ia menilai kolaborasi antara kepala puskesmas dan pemerintah kecamatan sangat penting dalam menyelesaikan berbagai persoalan kesehatan yang terjadi di wilayah.

Menurutnya, camat merupakan mitra strategis yang memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan program kesehatan masyarakat.

“Saya sengaja menghadirkan para camat karena mereka adalah mitra di wilayah. Kepala puskesmas dan camat harus menjadi tandem yang kuat dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat,” katanya.

Baca Juga:  H. Meinsani Kecca, S.Sos Serap Aspirasi Warga Rw 4 Kelurahan Buntusu

“Saya berharap para camat terus memberikan dukungan terhadap pengembangan pelayanan puskesmas agar masyarakat bisa terlayani dengan baik dan pembangunan kesehatan berjalan maksimal,” tambah Appi.

Selain memperkuat pelayanan kesehatan, Munafri juga menyoroti pentingnya pengelolaan sumber daya manusia kesehatan secara baik dan terukur.

Ia meminta seluruh kepala puskesmas memastikan pemutakhiran data tenaga kesehatan pada Sistem Informasi SDM Kesehatan (SDMK) dilakukan secara berkelanjutan.

Ia. Melanjutkan, data yang akurat, lengkap, dan terkini menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan kesehatan, distribusi tenaga kesehatan, pengembangan kompetensi, hingga perencanaan kebutuhan SDM kesehatan di masa mendatang.

“Data SDMK harus menjadi perhatian serius. Saya berharap seluruh kepala puskesmas memastikan validitas dan pembaruan data tenaga kesehatan di unit kerja masing-masing sehingga kebijakan yang diambil pemerintah benar-benar tepat sasaran,” tuturnya.

Kepada para kepala puskesmas yang baru dilantik, Munafri berpesan agar menjadikan amanah tersebut sebagai tanggung jawab besar untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin baik kepada masyarakat.

Ia meminta para kepala puskesmas mampu menghadirkan inovasi, memperkuat budaya kerja yang melayani, serta membangun kolaborasi dengan seluruh tenaga kesehatan dan pemangku kepentingan di wilayah kerja masing-masing.

“Saya berharap para Kepala Puskesmas menjadi motor penggerak berbagai program prioritas kesehatan, termasuk percepatan penurunan stunting, pengendalian penyakit menular dan tidak menular, peningkatan kesehatan ibu dan anak, serta penguatan promosi dan pencegahan kesehatan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Munafri optimistis dengan kepemimpinan yang kuat, tata kelola yang baik, serta dukungan seluruh pihak, puskesmas di Kota Makassar akan semakin mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Saya percaya saudara-saudara mampu menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya demi terwujudnya masyarakat Kota Makassar yang lebih sehat dan sejahtera,” pungkasnya.

Sedangkan, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menegaskan bahwa pengukuhan dan pengambilan sumpah/janji Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas lingkup Dinas Kesehatan Kota Makassar merupakan langkah strategis Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Pengukuhan dan pengambilan sumpah/janji Kepala UPT Puskesmas ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Makassar untuk terus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan,” katanya.

Baca Juga:  Sekdis PU Bersama Pimpinan Summarecon, dan Direktur Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Resmikan Jalan Baru Tembusan Stadio Untia

Menurut Aliyah, keberadaan kepala puskesmas yang definitif menjadi bagian penting dalam memastikan pelayanan kesehatan dasar berjalan lebih optimal, profesional, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat.

Ia menilai puskesmas memiliki peran vital sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, sehingga dibutuhkan kepemimpinan yang kuat, berintegritas, dan memiliki komitmen tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik.

“Ini juga menghadirkan layanan yang semakin profesional, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” ujar Aliyah.

Aliyah menekankan bahwa jabatan yang diemban para kepala puskesmas bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah besar yang berkaitan langsung dengan pemenuhan hak dasar masyarakat di bidang kesehatan.

Karena itu, ia berharap seluruh kepala puskesmas yang baru dikukuhkan mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta menghadirkan inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah kerja masing-masing.

Lanjut dia, jabatan yang diamanahkan hari ini adalah tanggung jawab untuk memastikan setiap warga mendapatkan pelayanan kesehatan yang terbaik.

“Saya berharap seluruh Kepala UPT Puskesmas dapat bekerja dengan integritas, profesionalisme, dan semangat melayani, sehingga kehadiran puskesmas benar-benar menjadi garda terdepan dalam mewujudkan masyarakat Makassar yang sehat dan sejahtera,” tuturnya.

Lebih lanjut, Aliyah mengajak seluruh kepala puskesmas untuk memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah kecamatan, kelurahan, tenaga kesehatan, maupun elemen masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan kesehatan tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan sinergi yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan.

*Dengan pengukuhan kepala puskesmas definitif ini, kami berharap pelayanan kesehatan dasar semakin meningkat, program-program prioritas kesehatan dapat berjalan lebih efektif, serta dampak nyata bagi masyarakat Kota Makassar,”harapnya.

Prosesi pengukuhan dan pengambilan sumpah/janji kepala puskesmas tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda.

Hadir, Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan Rahman Pina, anggota DPRD Kota Makassar, unsur Forkopimda, para camat, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kota Makassar. (*)

 

https://www.mediasahabat.com/wp-content/uploads/2026/07/Iklan-Sekolah-Gratis.mp4
Pemkot Makassar Lantik 47 Kepala Puskesmas Definitif Perkuat Garda Terdepan Layanan Kesehatan
Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram

Berita Lainnya

Kasus Bupati Gowa, Asratillah: Jangan Campuradukkan Proses Hukum dengan Konflik Politik

September 26, 2026 MAKASSAR

Kuliah Umum STIE Pelita Buana Bahas Strategi Mengubah Ide Menjadi Peluang Bisnis

September 26, 2026 EKONOMI

Munafri: APBD Perubahan 2026 Harus Jadi Program yang Manfaatnya Dirasakan Masyarakat

September 25, 2026 BERITA
Top Posts

Kasus Bupati Gowa, Asratillah: Jangan Campuradukkan Proses Hukum dengan Konflik Politik

September 26, 2026

Kuliah Umum STIE Pelita Buana Bahas Strategi Mengubah Ide Menjadi Peluang Bisnis

September 26, 2026

Munafri: APBD Perubahan 2026 Harus Jadi Program yang Manfaatnya Dirasakan Masyarakat

September 25, 2026

Aliyah Mustika Ilham Dorong Barongko Go International Lewat Kolaborasi Gastronomi Makassar–Prancis

September 25, 2026

Hotel Premier Makassar Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-51 untuk Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman

September 25, 2026

PENTINGNYA MENJAGA HATI Oleh: Drs. KH. Muhammad Nurullah, HD., M.Pd

September 25, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Penerbit:
PT MEDIA SAHABAT DELAPAN DELAPAN
SK. Kemenkumham: Nomor-AHU-0071062.AH.01.01.TAHUN 2021
NIB: 1011210006986
NPWP: 53.186.054.2-801.000

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
Most Popular

Kasus Bupati Gowa, Asratillah: Jangan Campuradukkan Proses Hukum dengan Konflik Politik

September 26, 2026

Kuliah Umum STIE Pelita Buana Bahas Strategi Mengubah Ide Menjadi Peluang Bisnis

September 26, 2026

Munafri: APBD Perubahan 2026 Harus Jadi Program yang Manfaatnya Dirasakan Masyarakat

September 25, 2026
Don't Miss
MAKASSAR

Kasus Bupati Gowa, Asratillah: Jangan Campuradukkan Proses Hukum dengan Konflik Politik

By Media SahabatSeptember 26, 2026

Mediasahabat.com -Makassar, -“Penetapan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka oleh Kortastipidkor Polri menjadi babak…

Kuliah Umum STIE Pelita Buana Bahas Strategi Mengubah Ide Menjadi Peluang Bisnis

September 26, 2026

Munafri: APBD Perubahan 2026 Harus Jadi Program yang Manfaatnya Dirasakan Masyarakat

September 25, 2026

Aliyah Mustika Ilham Dorong Barongko Go International Lewat Kolaborasi Gastronomi Makassar–Prancis

September 25, 2026
© 2026 MEDIA SAHABAT by WEBPro.
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Susun Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.