Mediasahabat.com-Makassar,-“Warga Perumahan NTI Blok G7, Kelurahan Tamalanrea, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang diduga meninggal dunia akibat gantung diri di dalam rumahnya, Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 10.35 WITA.
Korban diketahui bernama Frits Alberth Lukas, seorang pensiunan BUMN yang tinggal di lokasi tersebut. Korban ditemukan dalam kondisi tergantung di bagian dapur rumah menggunakan tali plastik yang terikat di lehernya.
Informasi awal diterima oleh pihak kepolisian dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Tamalanrea mengenai adanya warga yang ditemukan tergantung di dalam rumah. Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Tamalanrea yang dipimpin piket fungsi bersama Pawas dan Kanit Reskrim segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan.
Berdasarkan keterangan saksi Poling (52) yang merupakan kerabat korban, kejadian berawal saat dirinya diminta oleh istri korban yang sedang dirawat di RS Wahidin Sudirohusodo untuk mengecek kondisi korban di rumah. Namun saat tiba di rumah, korban tidak merespon panggilan maupun telepon.
Saksi kemudian meminta bantuan petugas keamanan setempat untuk mengecek kondisi di dalam rumah. Setelah pintu berhasil dibuka, saksi bersama petugas keamanan melihat korban sudah dalam keadaan tergantung di dapur rumah.

Saksi lain, Neidy Mardesa (36) yang merupakan petugas security perumahan, membenarkan bahwa dirinya bersama saksi membuka pintu rumah setelah tidak ada respon dari korban. Saat masuk ke dalam rumah, mereka mendapati korban sudah dalam posisi tergantung dengan lutut menyentuh lantai.
Sekitar pukul 11.40 WITA, Tim Inafis Polrestabes Makassar bersama Dokpol Polda Sulawesi Selatan tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Setelah proses identifikasi selesai, sekitar pukul 12.15 WITA jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk penanganan lebih lanjut.
Dari hasil analisa awal pihak kepolisian, korban diduga meninggal dunia akibat gantung diri. Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Pada saat kejadian, Lurah Tamalanrea Sulaeman juga turut hadir di lokasi bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk memantau langsung proses penanganan yang dilakukan oleh aparat kepolisian.
Pihak kepolisian juga telah memasang garis polisi di lokasi kejadian serta melakukan langkah-langkah penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kematian korban.(**)


