
Mediasahabat.com-Makassar-“Keluarga Besar Kerukunan Keluarga Turatea (KKT) Jeneponto menggelar Halal Bi Halal 1446 Hijriah/2025 Masehi dengan mengangkat tema ‘Kebersamaan Dalam Perbedaan Menuju Jeneponto Harmoni’ yang digelar di Ballroom Megarezky, Kampus Universitas Megarezky, Makassar, Minggu 20 April 2025.
Ketua Panitia Halal Bi Halal KKT Jeneponto, Attock Suharto menjelaskan kegiatan Syawalan ini dilaksanakan untuk mempererat silaturrahmi antar kerukunan masyarakat Jeneponto.
“Untuk (kegiatan) Halal Bi Halal adalah saling memaafkan, saling menghargai, saling menghormati. Apalagi, Jeneponto baru saja selesai melaksanakan Pilkada dan telah melahirkan pemerintahan yang baru,” ucapnya.
Selain itu, lanjut Attock kegiatan ini juga untuk menyatukan perbedaan, menghilangkan kesalahpahaman, dan saling memaafkan kekhilafan yang terjadi baik di Jeneponto maupun masyarakat Jeneponto perantauan.
“Sehingga momentum ini kami ingin menata diri, saling memaafkan dan menatap Jeneponto kedepan untuk jauh lebih bahagia tentunya,” tegasnya.
Attock juga mengungkapkan, momentum ini menjadi komitmen masyarakat Turatea bahwa kepentingan Jeneponto diatas segala-galanya jauh dari kepentingan politik, kepentingan pribadi, kepentingan golongan, dan kepentingan lainnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Jeneponto Islam Iskandar dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf atas terjadinya perbedaan pilihan dari pelaksanaan Pilkada yang berjalan dinamis yang baru saja selesai digelar.
“Ini Paslon (Pasangan Calon Kepala Daerah) bersama dengan Bupati berharap tidak pernah ada perpecahan dan berharap bisa bersama-sama membangun Jeneponto,” ungkapnya.
Untuk itu, Islam meminta kepada seluruh masyarakat Jeneponto, khususnya yang tergabung dalam KKT Jeneponto baik yang ada di Sulawesi Selatan majpin yang ada di perantauan untuk dapat bersatu membangun Jeneponto Bahagia.
Hal sama disampaikan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulawesi Selatan Reza Faisal Saleh yang hadir mewakili Gubernur Sulawesi Selatan. Dalam membacakan sambutan tertulis Gubernur, Reza mengatakan tema Halal Bi Halal sangat relevan dengan kondisi bangsa saat ini.
“Kita membutuhkan semangat kolektif untuk membangun daerah, menjaga kedamaian, serta, memperkuat solidaritas sosial. Dalam konteks ini peran KKT sangat penting. KKT buhan hanya tempat berkumpulnya keluarga besar Turatea, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan sosial dan budaya yang inklusif,” ujarnya.
Reza yang juga mantan Penjabat Bupati Jeneponto ini juga mengajak seluruh keluarga besar KKT Jeneponto untuk terus menjadi agen perubahan membangun Jeneponto yang lebih maju toleran, dan berdaya saing.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, yakni Ketua Pimpinan Pusat (PP) KKT Jeneponto H Alimuddin, Wakil Bupati Jeneponto Islam Iskandar, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sulawesi Selatan, Anggota DPRD Sulawesi Selatan Fadli Ananda, dan sejumlah pejabat lainnya. Hadir menyampaikan Hikmah Halal Bi Halal Ketua Dewan Pembina Pengurus Pusat KKT Jeneponto Prof. Dr. Bahaking Rama.(**)



