Mediasahabat.com-Maros, 25 November 2025,-“Memasuki usia ke-58, Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) Pengurus Cabang PMII Maros mengemas perayaan Hari Lahir (Harlah) dengan sentuhan ekologis, intelektual, dan spiritual. Sejumlah agenda digelar, mulai dari penanaman pohon, pembacaan Shalawat Nariyah, hingga persiapan acara puncak yang akan berlangsung pada 29 November.
Agenda penanaman pohon menjadi pembuka rangkaian kegiatan. Aksi ini menjadi wujud nyata komitmen Nur Adilah, S.Pd selaku ketua KOPRI PC PMII Maros dalam merawat lingkungan serta mengajak generasi muda untuk lebih peduli pada isu-isu ekologi. Pohon ditanam di kawasan terbuka yang membutuhkan penghijauan, dengan melibatkan seluruh kader KOPRI dan anggota PMII Cabang Maros.
Setelah kegiatan ekologis, suasana berubah menjadi lebih teduh dan khusyuk saat dilangsungkan pembacaan Shalawat Nariyah. Doa bersama ini menjadi ungkapan syukur sekaligus permohonan keberkahan, kekuatan, dan keteguhan bagi seluruh kader. Pembacaan shalawat dipimpin langsung oleh Ketua KOPRI PC PMII Maros dan diikuti oleh para kader dengan penuh kekhidmatan.
Nur Adilah menegaskan bahwa peringatan Harlah bukan sekadar seremonial, melainkan momentum refleksi sekaligus ruang untuk menghadirkan kontribusi yang lebih nyata. “Melalui penanaman pohon dan pembacaan Shalawat Nariyah, kami ingin menunjukkan bahwa kader KOPRI hadir membawa semangat kebermanfaatan bagi lingkungan dan masyarakat,” imbuh ketua KOPRI Maros itu.
Sebagai penutup rangkaian, pada 29 November 2025 akan digelar kegiatan puncak yang mencerminkan karakter intelektual dan progresif KOPRI. Tiga agenda utama disiapkan Lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI), review film perjuangan tokoh perempuan Sulawesi Selatan Emmy Saelan, serta panggung bebas ekspresi bagi seluruh kader PMII Cabang Maros. Kegiatan-kegiatan ini dirancang sebagai ruang aktualisasi, penguatan nalar kritis, sekaligus refleksi perjuangan perempuan yang relevan dengan semangat KOPRI.
Rangkaian kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang menilai bahwa gerakan peduli lingkungan dan penguatan intelektual harus terus dirawat. Nur Adilah berharap momentum Harlah kali ini mampu menginspirasi kader maupun organisasi lain untuk konsisten merawat keseimbangan antara gerakan keilmuan, sosial, dan spiritual.
Melalui seluruh agenda peringatan ini, KOPRI PC PMII Maros kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran perempuan muda sebagai agen perubahan yang membawa pengaruh positif bagi masyarakat.(**)


