
Mediasahabat.com-Makassar,-“Pemerintah Kecamatan Biringkanaya kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan dengan menggelar kerja bakti serentak di 11 kelurahan se-Kecamatan Biringkanaya.Jumat, 3/7/2026
Kegiatan yang menjadi agenda rutin tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, sekaligus mendukung visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, khususnya Pilar IV: Makassar Berkelanjutan.

Pada pelaksanaan kali ini, Camat Biringkanaya Maharuddin didampingi Sekretaris Kecamatan, para kepala seksi, lurah, Ketua RT/RW, serta masyarakat memimpin langsung kerja bakti yang dipusatkan di kawasan Bundaran Taman Sudiang Indah, Jalan Goaria, Kelurahan Pai.
Di sela kegiatan, Camat Maharuddin menegaskan bahwa kerja bakti bukan hanya bertujuan membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.
“Kerja bakti ini rutin kami laksanakan sebagai wadah mempererat kebersamaan antara pemerintah, Ketua RT/RW, dan masyarakat. Yang tidak kalah penting adalah mengedukasi warga agar memiliki kesadaran menjaga kebersihan lingkungan, dimulai dari halaman rumah masing-masing,” ujarnya.
Selain mengajak masyarakat menjaga kebersihan, Camat juga mengimbau warga untuk mulai mengelola sampah organik secara mandiri melalui pemanfaatan Teba dan komposter sebagai solusi mengurangi volume sampah yang dikirim ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Antang.

Menurutnya, kapasitas TPA Antang saat ini sudah semakin terbatas sehingga diperlukan partisipasi aktif masyarakat dalam mengurangi timbulan sampah sejak dari sumbernya.
“Pemerintah Kecamatan Biringkanaya berharap pemanfaatan Teba dan komposter dapat diterapkan secara luas di lingkungan masyarakat. Dengan demikian, sampah organik dapat diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat, sekaligus mengurangi beban TPA Antang,” tambahnya.
Melalui kerja bakti rutin dan edukasi pengelolaan sampah tersebut, Pemerintah Kecamatan Biringkanaya berharap tercipta budaya gotong royong dan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan demi mewujudkan Makassar yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.(**)



