Close Menu
MEDIA SAHABAT INDONESIAMEDIA SAHABAT INDONESIA
  • BERITA
  • POLITIK
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • TNI POLRI
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • ADVERTORIAL
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • METRO
  • NASIONAL
Iklan

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

H. Jamal: Kami Tidak Menolak Pembangunan, Hanya Meminta Hak Warga Diselesaikan Pembebasan Lahan Rel Kereta Api Tak Kunjung Tuntas, Warga Maros-Pangkep

September 22, 2026

Pemkot Makassar Perkuat Kolaborasi Sekolah dan Bank Sampah, Bangun Budaya Peduli Lingkungan

September 21, 2026

Sidang Awal Gugatan Petani Laoli Rampung, Pemkab Luwu Timur Ajukan Intervensi

September 21, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • H. Jamal: Kami Tidak Menolak Pembangunan, Hanya Meminta Hak Warga Diselesaikan Pembebasan Lahan Rel Kereta Api Tak Kunjung Tuntas, Warga Maros-Pangkep
  • Pemkot Makassar Perkuat Kolaborasi Sekolah dan Bank Sampah, Bangun Budaya Peduli Lingkungan
  • Sidang Awal Gugatan Petani Laoli Rampung, Pemkab Luwu Timur Ajukan Intervensi
  • Disperkim Makassar Sosialisasikan Rumah Sehat melalui Klinik Rumah Swadaya
  • MUSYAWARAH BESAR UKM OLAHRAGA STIM LPI MAKASSAR, WUJUDKAN KEPENGURUSAN YANG LEBIH AKTIF DAN SOLID
  • Kadis DPMPTSP Dampingi Wawali, Hyundai Perintis Resmi Dibuka
  • DPMPTSP Makassar Ikut Aksi World Cleanup Day 2026, Bersihkan Jalan R.A. Kartini–Kajaolalido
  • Kader TP PKK Kelurahan Bakung Gelar Pertemuan Bulanan, Lurah Tekankan Pemilahan Sampah dan PBB
Facebook X (Twitter) Instagram
MEDIA SAHABAT INDONESIAMEDIA SAHABAT INDONESIA
  • BERITA
  • POLITIK
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • TNI POLRI
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • ADVERTORIAL
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • METRO
  • NASIONAL
MEDIA SAHABAT INDONESIAMEDIA SAHABAT INDONESIA
  • BERITA
  • POLITIK
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • TNI POLRI
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • ADVERTORIAL
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • METRO
  • NASIONAL
Beranda » Susun Redaksi » H. Jamal: Kami Tidak Menolak Pembangunan, Hanya Meminta Hak Warga Diselesaikan Pembebasan Lahan Rel Kereta Api Tak Kunjung Tuntas, Warga Maros-Pangkep
DAERAH

H. Jamal: Kami Tidak Menolak Pembangunan, Hanya Meminta Hak Warga Diselesaikan Pembebasan Lahan Rel Kereta Api Tak Kunjung Tuntas, Warga Maros-Pangkep

Media SahabatSeptember 22, 2026
Facebook WhatsApp Twitter Email
Share
Facebook WhatsApp Twitter Email

Mediasahabat.com-Maros-“Sejumlah warga terdampak pembangunan jalur rel kereta api dari wilayah Maros dan Pangkep kembali mendatangi kantor Balai Pengelola Kereta Api di Kelurahan Pelantikang, Lingkungan Data, Kabupaten Maros, Selasa (22/9/2026).

Kedatangan warga untuk mempertanyakan kejelasan hak atas tanah dan bangunan yang masuk dalam kawasan pembebasan lahan pembangunan jalur rel kereta api.

Warga meminta pemerintah dan pihak terkait memberikan kepastian mengenai penyelesaian hak masyarakat, termasuk proses relokasi, pembayaran lahan dan bangunan, serta status bidang tanah yang hingga kini menurut warga belum sepenuhnya mendapatkan kejelasan.

Persoalan tersebut disebut warga telah berlangsung cukup lama. Mereka mengaku telah menunggu sekitar 10 tahun, sejak proses pembebasan lahan dan konsinyasi yang disebut berlangsung mulai 2016 hingga 2026.

Bagi warga, penantian selama satu dekade bukanlah waktu yang singkat. Mereka berharap persoalan tersebut tidak kembali berlarut-larut tanpa adanya kepastian mengenai kapan dan bagaimana hak masyarakat akan diselesaikan.

Warga Tidak Menolak Pembangunan
H. Jamal, selaku perwakilan masyarakat terdampak, mengatakan warga pada prinsipnya tidak bermaksud menghambat pembangunan jalur rel kereta api yang merupakan proyek pemerintah.

Baca Juga:  Wali Kota Munafri Dorong Revisi Perda Amil Zakat untuk Kemaslahatan Umat

Namun, mereka meminta agar hak masyarakat yang terdampak pembebasan lahan dapat diselesaikan secara transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami tidak menolak pembangunan rel kereta api. Kami hanya meminta hak kami diselesaikan. Sudah sekitar 10 tahun kami menunggu, tetapi sampai sekarang belum ada kepastian mengenai relokasi dan pembayaran,” ujar H. Jamal.

Menurut H. Jamal, sejumlah lahan warga yang terdampak tidak hanya berupa tanah, tetapi juga terdapat bangunan serta tanaman produktif, termasuk pohon jati dan tanaman lainnya yang berada di atas lahan kebun.

Kondisi tersebut, kata dia, berkaitan langsung dengan tempat tinggal, aset dan sumber penghidupan masyarakat sehingga membutuhkan penyelesaian yang jelas.

“Kami berharap ada penjelasan mengenai status masing-masing bidang tanah, data penerima hak, mekanisme pembayaran apabila masih terdapat hak yang belum terselesaikan, serta kejelasan relokasi bagi warga yang harus meninggalkan lokasi terdampak,” lanjutnya.

Baca Juga:  Wali Kota Makassar Jemput Langsung Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Lanud Sultan Hasanuddin

Sampaikan Sejumlah Tuntutan
Dalam penyampaian aspirasi tersebut, warga Maros dan Pangkep menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah dan pihak Balai Perkeretaapian.

Di antaranya meminta kepastian penyelesaian hak seluruh warga yang terdampak pembebasan lahan, memperjelas proses pembayaran terhadap hak yang belum terselesaikan, serta memberikan kepastian mengenai program dan lokasi relokasi.

Warga juga meminta adanya jadwal dan target waktu penyelesaian yang dapat diketahui masyarakat.

Selain itu, warga meminta transparansi mengenai status masing-masing bidang tanah dan bangunan serta membuka ruang dialog secara langsung dengan masyarakat terdampak.

“Yang kami minta sederhana, yaitu kepastian. Kalau memang ada proses yang harus dilalui, jelaskan kepada kami secara terbuka.

Jangan sampai masyarakat terus menunggu tanpa mengetahui kapan haknya diselesaikan,” tegas H. Jamal.

Balai Perkeretaapian Terima Aspirasi Warga
Menanggapi aspirasi tersebut, pihak Balai Pengelola Kereta Api melalui Kabalai Asman dan Asbudi menyampaikan bahwa pihaknya menerima aspirasi yang disampaikan masyarakat.

Aspirasi tersebut, kata mereka, akan menjadi bahan tindak lanjut dan koordinasi bersama instansi terkait sesuai kewenangan serta ketentuan yang berlaku.

Baca Juga:  Dit Binmas Polda Sulsel Menggelar Kegiatan Kemitraan Pemolisian Masyarakat Melalui Pemberdayaan Dai Polisi dan Mitra Kamtibmas

“Kami menerima aspirasi warga dan akan menindaklanjutinya sesuai kewenangan serta ketentuan yang berlaku. Persoalan ini akan kami koordinasikan dengan pihak-pihak terkait untuk mencari penyelesaian,” ujarnya.

Pihak Balai juga menjelaskan bahwa proses penyelesaian pembebasan lahan dan relokasi tidak dapat dilakukan secara sepihak.

Proses tersebut membutuhkan tahapan administrasi serta koordinasi dengan sejumlah instansi terkait.

Warga kemudian meminta agar hasil koordinasi tersebut tidak berhenti pada pembahasan, tetapi diwujudkan dalam langkah konkret dan jadwal penyelesaian yang dapat diketahui masyarakat.

Mereka berharap pemerintah dan pihak terkait segera memberikan kepastian terhadap hak warga terdampak, sehingga persoalan pembebasan lahan yang telah berlangsung sekitar satu dekade tersebut dapat menemukan titik penyelesaian.
Bagi warga Maros dan Pangkep,pembangunan tetap dapat berjalan, namun di sisi lain hak masyarakat yang terdampak juga diharapkan memperoleh penyelesaian yang jelas, transparan dan sesuai ketentuan.

https://www.mediasahabat.com/wp-content/uploads/2026/07/Iklan-Sekolah-Gratis.mp4
H. Jamal: Kami Tidak Menolak Pembangunan Hanya Meminta Hak Warga Diselesaikan Pembebasan Lahan Rel Kereta Api Tak Kunjung Tuntas Warga Maros-Pangkep Minta Kepastian
Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram

Berita Lainnya

Pemkot Makassar Perkuat Kolaborasi Sekolah dan Bank Sampah, Bangun Budaya Peduli Lingkungan

September 21, 2026 EKONOMI

Sidang Awal Gugatan Petani Laoli Rampung, Pemkab Luwu Timur Ajukan Intervensi

September 21, 2026 PEMERINTAHAN

Disperkim Makassar Sosialisasikan Rumah Sehat melalui Klinik Rumah Swadaya

September 21, 2026 EKONOMI
Top Posts

H. Jamal: Kami Tidak Menolak Pembangunan, Hanya Meminta Hak Warga Diselesaikan Pembebasan Lahan Rel Kereta Api Tak Kunjung Tuntas, Warga Maros-Pangkep

September 22, 2026

Pemkot Makassar Perkuat Kolaborasi Sekolah dan Bank Sampah, Bangun Budaya Peduli Lingkungan

September 21, 2026

Sidang Awal Gugatan Petani Laoli Rampung, Pemkab Luwu Timur Ajukan Intervensi

September 21, 2026

Disperkim Makassar Sosialisasikan Rumah Sehat melalui Klinik Rumah Swadaya

September 21, 2026

MUSYAWARAH BESAR UKM OLAHRAGA STIM LPI MAKASSAR, WUJUDKAN KEPENGURUSAN YANG LEBIH AKTIF DAN SOLID

September 21, 2026

Kadis DPMPTSP Dampingi Wawali, Hyundai Perintis Resmi Dibuka

September 21, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Penerbit:
PT MEDIA SAHABAT DELAPAN DELAPAN
SK. Kemenkumham: Nomor-AHU-0071062.AH.01.01.TAHUN 2021
NIB: 1011210006986
NPWP: 53.186.054.2-801.000

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
Most Popular

Pemkot Makassar Perkuat Kolaborasi Sekolah dan Bank Sampah, Bangun Budaya Peduli Lingkungan

September 21, 2026

Sidang Awal Gugatan Petani Laoli Rampung, Pemkab Luwu Timur Ajukan Intervensi

September 21, 2026

Disperkim Makassar Sosialisasikan Rumah Sehat melalui Klinik Rumah Swadaya

September 21, 2026
Don't Miss
DAERAH

H. Jamal: Kami Tidak Menolak Pembangunan, Hanya Meminta Hak Warga Diselesaikan Pembebasan Lahan Rel Kereta Api Tak Kunjung Tuntas, Warga Maros-Pangkep

By Media SahabatSeptember 22, 2026

Mediasahabat.com-Maros-“Sejumlah warga terdampak pembangunan jalur rel kereta api dari wilayah Maros dan Pangkep kembali mendatangi…

Pemkot Makassar Perkuat Kolaborasi Sekolah dan Bank Sampah, Bangun Budaya Peduli Lingkungan

September 21, 2026

Sidang Awal Gugatan Petani Laoli Rampung, Pemkab Luwu Timur Ajukan Intervensi

September 21, 2026

Disperkim Makassar Sosialisasikan Rumah Sehat melalui Klinik Rumah Swadaya

September 21, 2026
© 2026 MEDIA SAHABAT by WEBPro.
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Susun Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.