Mediasahabat.com-Makassar,-“Kota Makassar dengan wajah multietnis—Bugis, Makassar, Toraja, Mandar, hingga pendatang dari berbagai pelosok Nusantara—merupakan ruang subur bagi tumbuhnya kearifan budaya, sosial, dan ekologi. Namun di balik kekayaan itu, potensi kerentanan sosial tetap membutuhkan kehadiran kekuatan pemersatu yang mampu menjadi pengayom di tengah masyarakat.
Dari semangat itulah, Angkatan Pemersatu Pemuda Indonesia (APPI) Makassar digagas dan dideklarasikan. Ormas kepemudaan ini hadir sebagai penegasan komitmen menjaga persatuan, sekaligus menguatkan kapasitas generasi muda melalui penggabungan nilai-nilai kesejarahan dan gerakan sosial yang membumi.
Penggagas sekaligus Ketua Umum DPP APPI, H. Irfan Darmawan NM, SH, mengakui bahwa meski baru berdiri pada Maret 2025 lalu, kehadiran APPI telah diterima luas oleh masyarakat dan kini eksis di seluruh kecamatan di Kota Makassar.
“Meski Ormas APPI ini masih seumur jagung, namun semangat kebersamaan yang kami bangun membuat seluruh elemen masyarakat menyambutnya dengan sangat baik,” ungkap Irfan Darmawan di sela-sela konsolidasi dan pengukuhan Pengurus DPC APPI Kecamatan Wajo, di Aula Kantor Kecamatan Wajo, Kamis (29/1/2026) sore.
Pengukuhan Ketua DPC APPI Kecamatan Wajo, Waty, beserta jajaran pengurus turut dihadiri Sekretaris Kesbangpol Kota Makassar Ibrahim Chaidar Said, Camat Wajo Maharuddin, S.Sos., MM, serta Ketua Harian Dewan Pembina APPI Dr. Syarif Dewa.
Irfan menjelaskan, penerimaan positif dari berbagai elemen masyarakat tak lepas dari orientasi APPI yang fokus pada pembinaan pemuda dan gerakan sosial kemasyarakatan yang langsung menyentuh kebutuhan warga.
Sementara itu, Putera H. Nasran Mone, tokoh masyarakat yang juga pernah beberapa periode menjadi legislator DPRD Makassar, menegaskan bahwa APPI tidak cukup hanya menjadi perekat persatuan, tetapi juga ditantang untuk menghadirkan program konkret yang selaras dengan visi Pemerintah Kota Makassar.
“APPI harus mampu menjadi solusi praktis, sekaligus mitra strategis pemerintah dalam menyentuh persoalan-persoalan masyarakat,” ujarnya.
Ia pun berharap seluruh kader APPI di semua tingkatan terus memperkuat konsolidasi organisasi agar eksistensi APPI semakin dikenal luas di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina APPI.
Sebagai organisasi kepemudaan, APPI Makassar memiliki tiga pilar kekuatan utama, yakni Srikandi APPI, Satgas APPI, dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) APPI. Ketiga unsur ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak persatuan, sekaligus menghadirkan wajah kota yang tangguh dan humanis.
Khusus LBH APPI, Irfan Darmawan menegaskan bahwa lembaga ini dibentuk untuk memberikan pendampingan dan konsultasi hukum gratis bagi masyarakat kurang mampu.
“Jika masyarakat Kecamatan Wajo maupun wilayah lain membutuhkan bantuan hukum, silakan menghubungi APPI. Lembaga ini kami dirikan sebagai bentuk keberpihakan kepada masyarakat kecil,” jelasnya.
Menutup sambutannya, Irfan Darmawan berpesan kepada seluruh pengurus yang baru dikukuhkan agar segera turun ke masyarakat, merespons persoalan sosial dengan tangan terbuka dan hati yang penuh empati.
“Kita jaga marwah dan wibawa organisasi ini. Bergeraklah dengan hal-hal baik dan positif, serta bersama-sama mengawal program-program Wali Kota Makassar, Bapak Munafri Arifuddin,” tegasnya.
Senada dengan itu, Camat Wajo Maharuddin dan Ketua Harian Dewan Pembina APPI Dr. Syarif Dewa sama-sama mengakui bahwa kehadiran APPI sangat strategis dalam menjaga stabilitas sosial serta mengawal agenda pembangunan Pemerintah Kota Makassar, setidaknya untuk lima tahun ke depan.
Dengan tagline “Bergerak Bersama, Menjaga Persatuan dan Kesatuan Kota Makassar”, APPI Makassar ingin membuktikan bahwa persatuan bukan sekadar slogan, melainkan karya nyata yang terus diupayakan demi masa depan kota yang inklusif dan berkeadaban.(**)


