Close Menu
MEDIA SAHABAT INDONESIAMEDIA SAHABAT INDONESIA
  • BERITA
  • POLITIK
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • TNI POLRI
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • ADVERTORIAL
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • METRO
  • NASIONAL
Iklan

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Polda Sulsel Perkuat Kamtibmas Lewat Dakwah, Da’i Mitra Polri Berikan Tausiah di Masjid Nurul Haq Laikang

Oktober 22, 2026

Andi Syahrum Koordinasikan Jaringan Pipa PDAM dengan Dinas PU Terkait Pekerjaan Drainase

Oktober 22, 2026

Andi Syahrum Ikuti Pemantauan IPALD Losari dalam ADB Press Tour

Oktober 22, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Polda Sulsel Perkuat Kamtibmas Lewat Dakwah, Da’i Mitra Polri Berikan Tausiah di Masjid Nurul Haq Laikang
  • Andi Syahrum Koordinasikan Jaringan Pipa PDAM dengan Dinas PU Terkait Pekerjaan Drainase
  • Andi Syahrum Ikuti Pemantauan IPALD Losari dalam ADB Press Tour
  • Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat, Kapolda Sulsel Sambangi Kecamatan Tamalanrea
  • Camat Biringkanaya Gencar Gelar Patroli Cipta Kondisi, Jaga Wilayah Tetap Aman dan Kondusif
  • Plt Dirut PDAM Andi Syahrum Terima Kunjungan Anggota DPD RI Andi Abdul Waris Halid
  • Di Hadapan Ribuan Peserta, Taruna Ikrar Kepala BPOM Tegaskan Indonesia Harus Berdaulat dalam Inovasi Farmasi dan Pangan
  • Appi Tegaskan PSEL Makassar Tunggu Arahan Pusat, Aspirasi Warga Tamalanrea Jadi Pertimbangan
Facebook X (Twitter) Instagram
MEDIA SAHABAT INDONESIAMEDIA SAHABAT INDONESIA
  • BERITA
  • POLITIK
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • TNI POLRI
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • ADVERTORIAL
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • METRO
  • NASIONAL
MEDIA SAHABAT INDONESIAMEDIA SAHABAT INDONESIA
  • BERITA
  • POLITIK
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • TNI POLRI
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • ADVERTORIAL
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • METRO
  • NASIONAL
Beranda » Susun Redaksi » Gus Kikin Bukan Kiai Biasa, dari Dunia Pelayaran hingga Puncak Kepemimpinan NU
MAKASSAR

Gus Kikin Bukan Kiai Biasa, dari Dunia Pelayaran hingga Puncak Kepemimpinan NU

Media SahabatAgustus 31, 2026
Facebook WhatsApp Twitter Email
Share
Facebook WhatsApp Twitter Email

Mediasahabat.com-Makassar,-“KH Abdul Hakim Mahfudz, atau yang akrab disapa Gus Kikin, bukan sosok kiai yang tumbuh dan menghabiskan seluruh perjalanan hidupnya di lingkungan pesantren. Sebelum dipercaya menduduki posisi puncak di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Gus Kikin lebih dahulu menjalani perjalanan panjang di dunia pelayaran, korporasi, bisnis, hingga media.

Lahir di Jombang pada 17 Agustus 1958, Gus Kikin memiliki hubungan keluarga yang sangat dekat dengan pendiri Nahdlatul Ulama, Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari. Dari garis ibunya, Gus Kikin merupakan bagian dari keluarga besar Tebuireng.

Meski memiliki latar belakang keluarga pesantren, perjalanan pendidikannya justru membawanya ke dunia pelayaran. Ia menempuh pendidikan pelayaran di Jakarta dan kemudian bekerja di PT Djakarta Lloyd, perusahaan pelayaran milik negara.

Pengalaman tersebut memperkenalkannya pada dunia yang penuh dengan disiplin, prosedur, navigasi, pengelolaan risiko dan pengambilan keputusan. Bekal tersebut kemudian menjadi bagian penting dalam membentuk cara pandangnya terhadap organisasi dan kepemimpinan.
Menjelajah Dunia Bisnis

Setelah meninggalkan dunia BUMN, Gus Kikin kemudian terjun ke dunia usaha. Ia mengelola berbagai bisnis yang bersentuhan dengan sektor pelayaran, transportasi, konstruksi, teknologi informasi, media hingga energi.
Namanya juga dikenal memiliki keterkaitan dengan PT Energi Mineral Langgeng, perusahaan yang bergerak di sektor minyak dan gas di Madura.

Baca Juga:  Camat Panakkukang Resmikan Pagar Masjid Da'watul Khaer Tamajene Kelurahan Karuwisi Utara

Pengalaman di dunia usaha membuat Gus Kikin tidak asing dengan persoalan investasi, regulasi, perizinan, pengelolaan sumber daya dan hubungan antara pemerintah dengan dunia usaha.

Ia juga pernah bersentuhan dengan industri media melalui BBS TV di Surabaya. Latar belakang pendidikannya di bidang Ilmu Komunikasi menjadi bekal tersendiri dalam memahami komunikasi publik.

Pengalaman lintas sektor inilah yang membuat sosok Gus Kikin memiliki perspektif berbeda ketika kemudian kembali aktif di lingkungan pesantren dan organisasi keagamaan.
Kembali ke Tebuireng

Perjalanan panjang di luar pesantren akhirnya membawa Gus Kikin kembali ke Tebuireng. Setelah KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah wafat pada 2020, Gus Kikin dipercaya menjadi pengasuh Pesantren Tebuireng.

Di tangan pengelolaan modern, pesantren tidak hanya membutuhkan kharisma kepemimpinan, tetapi juga manajemen yang kuat. Pesantren besar memiliki ribuan santri, lembaga pendidikan, perguruan tinggi, aset wakaf, unit usaha, pegawai, jaringan alumni serta sistem keuangan yang membutuhkan tata kelola profesional.

Baca Juga:  IGS 2026 Buka Jalan Investasi Infrastruktur Makassar, Delapan Negara Siap Tindak Lanjut Kerja Sama

Pengalaman Gus Kikin di dunia korporasi menjadi bekal penting dalam mengelola kompleksitas tersebut.

Namun, garis keturunan dari KH Hasyim Asy’ari saja tentu tidak cukup untuk memimpin organisasi sebesar NU. Gus Kikin membangun legitimasi melalui perjalanan organisasinya, termasuk kiprahnya di PWNU Jawa Timur hingga kemudian dipercaya memimpin organisasi tersebut.

Saat memimpin PWNU Jawa Timur, ia memperkenalkan konsep “Kabinet Pelangi”, sebuah pendekatan kepengurusan yang berupaya mengakomodasi keberagaman daerah, generasi dan kelompok.

Kiai yang Memahami Kemandirian Ekonomi
Salah satu perhatian Gus Kikin adalah persoalan ekonomi warga NU.

Dengan jumlah warga yang sangat besar, NU tidak hanya memiliki kekuatan sosial dan politik, tetapi juga potensi ekonomi yang luar biasa. Di dalamnya terdapat pesantren, koperasi, UMKM, tenaga kerja, produsen, konsumen, aset dan jaringan distribusi.

Kekuatan tersebut dinilai dapat menjadi fondasi bagi kemandirian ekonomi warga NU.
Perspektif ini menjadi menarik karena Gus Kikin tidak hanya melihat NU dari sisi keagamaan dan sosial, tetapi juga sebagai sebuah ekosistem besar yang membutuhkan penguatan ekonomi.

Baca Juga:  Alhamdulillah, Jamaah Masjid Nur Intan Sumbang 24 Kantong Darah

Kemandirian ekonomi pada akhirnya menjadi bagian penting dari kemandirian organisasi. Semakin kuat basis ekonomi masyarakat dan organisasi, semakin besar pula ruang untuk menentukan sikap secara mandiri.

Hubungan dengan Prabowo
Hubungan Gus Kikin dengan Presiden Prabowo Subianto juga menjadi bagian dari perjalanan politiknya yang menarik perhatian.

Prabowo beberapa kali berkunjung ke Tebuireng. Kedekatan tersebut sempat dibaca sebagai bentuk dukungan politik menjelang Pemilu 2024.

Namun, Gus Kikin menegaskan bahwa secara kelembagaan Tebuireng tidak terlibat dalam politik praktis.

Sikap tersebut menunjukkan bahwa kedekatan personal dengan tokoh politik tidak otomatis berarti organisasi pesantren berada di bawah kepentingan politik tertentu.

Kini, setelah terpilih sebagai Ketua Umum PBNU, perjalanan panjang Gus Kikin dari pesantren, pelayaran, dunia usaha hingga kembali ke Tebuireng menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan organisasi Islam terbesar di Indonesia.

NU membutuhkan kepemimpinan yang mampu menjaga tradisi sekaligus menjawab tuntutan zaman. Di titik inilah pengalaman Gus Kikin di dunia pesantren dan profesional akan diuji: bagaimana menjaga akar tradisi NU sembari membangun organisasi yang semakin modern, mandiri dan kuat secara ekonomi.(**)

https://www.mediasahabat.com/wp-content/uploads/2026/07/Iklan-Sekolah-Gratis.mp4
dari Dunia Pelayaran hingga Puncak Kepemimpinan NU Gus Kikin Bukan Kiai Biasa
Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram

Berita Lainnya

Polda Sulsel Perkuat Kamtibmas Lewat Dakwah, Da’i Mitra Polri Berikan Tausiah di Masjid Nurul Haq Laikang

Oktober 22, 2026 MAKASSAR

Andi Syahrum Koordinasikan Jaringan Pipa PDAM dengan Dinas PU Terkait Pekerjaan Drainase

Oktober 22, 2026 MAKASSAR

Andi Syahrum Ikuti Pemantauan IPALD Losari dalam ADB Press Tour

Oktober 22, 2026 MAKASSAR
Top Posts

Polda Sulsel Perkuat Kamtibmas Lewat Dakwah, Da’i Mitra Polri Berikan Tausiah di Masjid Nurul Haq Laikang

Oktober 22, 2026

Andi Syahrum Koordinasikan Jaringan Pipa PDAM dengan Dinas PU Terkait Pekerjaan Drainase

Oktober 22, 2026

Andi Syahrum Ikuti Pemantauan IPALD Losari dalam ADB Press Tour

Oktober 22, 2026

Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat, Kapolda Sulsel Sambangi Kecamatan Tamalanrea

Oktober 22, 2026

Camat Biringkanaya Gencar Gelar Patroli Cipta Kondisi, Jaga Wilayah Tetap Aman dan Kondusif

Oktober 22, 2026

Plt Dirut PDAM Andi Syahrum Terima Kunjungan Anggota DPD RI Andi Abdul Waris Halid

Oktober 21, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Penerbit:
PT MEDIA SAHABAT DELAPAN DELAPAN
SK. Kemenkumham: Nomor-AHU-0071062.AH.01.01.TAHUN 2021
NIB: 1011210006986
NPWP: 53.186.054.2-801.000

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
Most Popular

Polda Sulsel Perkuat Kamtibmas Lewat Dakwah, Da’i Mitra Polri Berikan Tausiah di Masjid Nurul Haq Laikang

Oktober 22, 2026

Andi Syahrum Koordinasikan Jaringan Pipa PDAM dengan Dinas PU Terkait Pekerjaan Drainase

Oktober 22, 2026

Andi Syahrum Ikuti Pemantauan IPALD Losari dalam ADB Press Tour

Oktober 22, 2026
Don't Miss
MAKASSAR

Polda Sulsel Perkuat Kamtibmas Lewat Dakwah, Da’i Mitra Polri Berikan Tausiah di Masjid Nurul Haq Laikang

By Media SahabatOktober 22, 2026

Mediasahabat.com-Makassar,–”Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Ditbinmas Polda Sulsel) terus memperkuat kemitraan dengan masyarakat melalui kegiatan Pemolisian…

Andi Syahrum Koordinasikan Jaringan Pipa PDAM dengan Dinas PU Terkait Pekerjaan Drainase

Oktober 22, 2026

Andi Syahrum Ikuti Pemantauan IPALD Losari dalam ADB Press Tour

Oktober 22, 2026

Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat, Kapolda Sulsel Sambangi Kecamatan Tamalanrea

Oktober 22, 2026
© 2026 MEDIA SAHABAT by WEBPro.
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Susun Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.