Close Menu
MEDIA SAHABAT INDONESIAMEDIA SAHABAT INDONESIA
  • BERITA
  • POLITIK
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • TNI POLRI
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • ADVERTORIAL
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • METRO
  • NASIONAL
Iklan

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Rektor Unhas Raih Penghargaan Kehormatan AFEO, Perkuat Kiprah Keilmuan Unhas di ASEAN

Oktober 23, 2026

KHUTBAH JUMAT HARI INI “AMAL YANG LESTARI HINGGA KIAMAT” Oleh: Drs. KH. Nurullah, HD., M.Pd

Oktober 23, 2026

Polda Sulsel Perkuat Kamtibmas Lewat Dakwah, Da’i Mitra Polri Berikan Tausiah di Masjid Nurul Haq Laikang

Oktober 22, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Rektor Unhas Raih Penghargaan Kehormatan AFEO, Perkuat Kiprah Keilmuan Unhas di ASEAN
  • KHUTBAH JUMAT HARI INI “AMAL YANG LESTARI HINGGA KIAMAT” Oleh: Drs. KH. Nurullah, HD., M.Pd
  • Polda Sulsel Perkuat Kamtibmas Lewat Dakwah, Da’i Mitra Polri Berikan Tausiah di Masjid Nurul Haq Laikang
  • Andi Syahrum Koordinasikan Jaringan Pipa PDAM dengan Dinas PU Terkait Pekerjaan Drainase
  • Andi Syahrum Ikuti Pemantauan IPALD Losari dalam ADB Press Tour
  • Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat, Kapolda Sulsel Sambangi Kecamatan Tamalanrea
  • Camat Biringkanaya Gencar Gelar Patroli Cipta Kondisi, Jaga Wilayah Tetap Aman dan Kondusif
  • Plt Dirut PDAM Andi Syahrum Terima Kunjungan Anggota DPD RI Andi Abdul Waris Halid
Facebook X (Twitter) Instagram
MEDIA SAHABAT INDONESIAMEDIA SAHABAT INDONESIA
  • BERITA
  • POLITIK
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • TNI POLRI
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • ADVERTORIAL
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • METRO
  • NASIONAL
MEDIA SAHABAT INDONESIAMEDIA SAHABAT INDONESIA
  • BERITA
  • POLITIK
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • TNI POLRI
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • ADVERTORIAL
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • METRO
  • NASIONAL
Beranda » Susun Redaksi » Hardiknas dan UNM sebagai Rumah Epistemik Guru: Harus Ditata Kembali Oleh : Andi Hendra Dimansa (Pemerhati Pendidikan)
MAKASSAR

Hardiknas dan UNM sebagai Rumah Epistemik Guru: Harus Ditata Kembali Oleh : Andi Hendra Dimansa (Pemerhati Pendidikan)

Media SahabatMei 2, 2026
Facebook WhatsApp Twitter Email
Share
Facebook WhatsApp Twitter Email

Mediasahabat.com-Makassar,-“Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) selalu dipenuhi nuansa seremonial, upacara, pidato, dan slogan yang menegaskan pentingnya pendidikan. Namun di balik itu, ada kegelisahan yang sulit diabaikan, apakah pendidikan kita sungguh sedang bertumbuh secara substantif, atau sekadar merawat simbol tanpa keberanian untuk bercermin?

Pertanyaan ini menjadi semakin tajam ketika kita melihat dinamika yang terjadi di Universitas Negeri Makassar, sebuah institusi yang seharusnya menjadi rumah epistemik bagi para guru, tetapi justru tengah diuji oleh krisis etik dan kepercayaan.

Kasus yang melibatkan Prof. Karta Jayadi membuka lapisan persoalan yang lebih dalam dari sekadar isu personal atau administratif. Ia menghadirkan guncangan terhadap otoritas epistemik sebuah institusi pendidikan. Seorang rektor tidak hanya menjalankan fungsi birokrasi, tetapi juga memikul simbol moral dan intelektual kampus.

Ketika figur tersebut terseret dalam persoalan etik, maka yang terancam bukan hanya jabatan, melainkan legitimasi pengetahuan yang diproduksi oleh institusi itu sendiri. Dalam konteks ini, UNM tidak sekadar mengalami krisis kepemimpinan, tetapi krisis kepercayaan yang merambat ke jantung akademiknya.

Baca Juga:  Munafri Gaspol Revitalisasi Pedestrian & MCH, Makassar Menuju Ruang Publik yang Hidup

Situasi ini kemudian semakin dinamis dengan penunjukan Prof. Farida Patittingi sebagai pelaksana tugas rektor. Di satu sisi, langkah tersebut merupakan respons administratif yang diperlukan untuk menjaga stabilitas. Namun di sisi lain, ia memunculkan resistensi dan kecurigaan, terutama di kalangan mahasiswa yang mulai membaca kebijakan kampus dalam kerangka politis. Ketika ruang akademik mulai dipersepsikan sebagai arena kekuasaan, maka sesungguhnya telah terjadi pergeseran serius, epistemologi tidak lagi berdiri otonom, melainkan terjebak dalam bayang-bayang birokrasi dan kepentingan.

Peran Farida dalam konteks ini tidak bisa direduksi sebagai sekadar pengganti sementara. Ia berada dalam posisi yang sulit menjaga agar institusi tetap berjalan di tengah retaknya kepercayaan. Upaya konsolidasi, stabilisasi, dan menjaga keberlangsungan akademik memang penting, tetapi itu semua masih berada dalam ranah manajemen krisis.

Sementara persoalan yang dihadapi UNM jauh lebih mendasar, yakni bagaimana membangun kembali fondasi etik dan epistemik yang telah terguncang. Tanpa itu, stabilitas hanya akan menjadi ilusi yang rapuh.

Sebagai Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan, UNM memegang mandat besar dalam membentuk guru, bukan hanya sebagai pengajar, tetapi sebagai subjek intelektual yang mampu berpikir kritis dan bertindak etis. Namun krisis yang terjadi menunjukkan adanya jarak antara ideal tersebut dengan realitas yang berlangsung.

Baca Juga:  Camat Biringkanaya Hadiri Penyerahan Makanan Bergizi Gratis untuk Cegah Stunting di Kelurahan Bakung

Rumah epistemik guru seharusnya menjadi ruang di mana pengetahuan, etika, dan praktik bertemu secara utuh. Ketika salah satu dari unsur ini runtuh terutama etika maka seluruh bangunan menjadi goyah. Guru yang lahir dari sistem seperti itu berisiko mewarisi kelemahan yang sama, kuat secara teknis, tetapi rapuh secara moral.

Dalam konteks inilah Hardiknas seharusnya dimaknai ulang. Ia tidak cukup menjadi panggung perayaan, tetapi harus menjadi ruang refleksi yang jujur dan bahkan tidak nyaman. Kasus UNM memperlihatkan bahwa persoalan pendidikan tidak hanya berada di ruang kelas, tetapi juga dalam struktur kekuasaan akademik, relasi antarindividu, dan sistem nilai yang mengaturnya.

Mengabaikan hal-hal ini dalam peringatan Hardiknas sama saja dengan merayakan pendidikan tanpa memahami realitasnya.
Menata kembali UNM sebagai rumah epistemik guru bukanlah pekerjaan kosmetik yang cukup diselesaikan dengan pergantian figur atau penyesuaian administratif. Ia menuntut keberanian untuk melakukan rekonstruksi mendasar: membangun sistem etik yang benar-benar hidup, memperkuat otonomi akademik dari intervensi non-epistemik, serta mengintegrasikan kembali pengetahuan, praktik, dan moralitas dalam pendidikan guru.

Baca Juga:  Wali Kota Munafri Ajak Pemuda Gereja Toraja Membangun Makassar

Lebih jauh, guru harus ditempatkan sebagai produsen pengetahuan, bukan sekadar pelaksana kebijakan, agar rumah epistemik itu memiliki daya hidup yang nyata.
Pada akhirnya, kasus yang terjadi di UNM bukanlah anomali, melainkan cermin dari persoalan yang lebih luas dalam dunia pendidikan kita. Ia menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya soal kurikulum dan metode, tetapi juga tentang integritas, kekuasaan, dan kepercayaan. Jika Hari Pendidikan Nasional ingin tetap relevan, maka ia harus berani menjadi momen refleksi yang kritis, bukan sekadar ritual tahunan. Jika Universitas Negeri Makassar ingin tetap menjadi rumah epistemik guru, maka ia harus berani menata ulang dirinya dari akar, bukan hanya memperbaiki permukaan. Karena hanya dengan kejujuran semacam itulah pendidikan dapat benar-benar menemukan kembali maknanya.(**)

https://www.mediasahabat.com/wp-content/uploads/2026/07/Iklan-Sekolah-Gratis.mp4
Hardiknas dan UNM sebagai Rumah Epistemik Guru: Harus Ditata Kembali Oleh : Andi Hendra Dimansa (Pemerhati Pendidikan)
Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram

Berita Lainnya

Rektor Unhas Raih Penghargaan Kehormatan AFEO, Perkuat Kiprah Keilmuan Unhas di ASEAN

Oktober 23, 2026 MAKASSAR

KHUTBAH JUMAT HARI INI “AMAL YANG LESTARI HINGGA KIAMAT” Oleh: Drs. KH. Nurullah, HD., M.Pd

Oktober 23, 2026 MAKASSAR

Polda Sulsel Perkuat Kamtibmas Lewat Dakwah, Da’i Mitra Polri Berikan Tausiah di Masjid Nurul Haq Laikang

Oktober 22, 2026 MAKASSAR
Top Posts

Rektor Unhas Raih Penghargaan Kehormatan AFEO, Perkuat Kiprah Keilmuan Unhas di ASEAN

Oktober 23, 2026

KHUTBAH JUMAT HARI INI “AMAL YANG LESTARI HINGGA KIAMAT” Oleh: Drs. KH. Nurullah, HD., M.Pd

Oktober 23, 2026

Polda Sulsel Perkuat Kamtibmas Lewat Dakwah, Da’i Mitra Polri Berikan Tausiah di Masjid Nurul Haq Laikang

Oktober 22, 2026

Andi Syahrum Koordinasikan Jaringan Pipa PDAM dengan Dinas PU Terkait Pekerjaan Drainase

Oktober 22, 2026

Andi Syahrum Ikuti Pemantauan IPALD Losari dalam ADB Press Tour

Oktober 22, 2026

Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat, Kapolda Sulsel Sambangi Kecamatan Tamalanrea

Oktober 22, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Penerbit:
PT MEDIA SAHABAT DELAPAN DELAPAN
SK. Kemenkumham: Nomor-AHU-0071062.AH.01.01.TAHUN 2021
NIB: 1011210006986
NPWP: 53.186.054.2-801.000

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
Most Popular

Rektor Unhas Raih Penghargaan Kehormatan AFEO, Perkuat Kiprah Keilmuan Unhas di ASEAN

Oktober 23, 2026

KHUTBAH JUMAT HARI INI “AMAL YANG LESTARI HINGGA KIAMAT” Oleh: Drs. KH. Nurullah, HD., M.Pd

Oktober 23, 2026

Polda Sulsel Perkuat Kamtibmas Lewat Dakwah, Da’i Mitra Polri Berikan Tausiah di Masjid Nurul Haq Laikang

Oktober 22, 2026
Don't Miss
MAKASSAR

Rektor Unhas Raih Penghargaan Kehormatan AFEO, Perkuat Kiprah Keilmuan Unhas di ASEAN

By Media SahabatOktober 23, 2026

Mediasahabat.com-Bandung,– Kontribusi dalam pengembangan ilmu kelautan, konservasi ekosistem pesisir, dan penguatan profesi keinsinyuran mengantarkan Rektor…

KHUTBAH JUMAT HARI INI “AMAL YANG LESTARI HINGGA KIAMAT” Oleh: Drs. KH. Nurullah, HD., M.Pd

Oktober 23, 2026

Polda Sulsel Perkuat Kamtibmas Lewat Dakwah, Da’i Mitra Polri Berikan Tausiah di Masjid Nurul Haq Laikang

Oktober 22, 2026

Andi Syahrum Koordinasikan Jaringan Pipa PDAM dengan Dinas PU Terkait Pekerjaan Drainase

Oktober 22, 2026
© 2026 MEDIA SAHABAT by WEBPro.
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Susun Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.