Mediasahabat.com-Yogyakarta –” Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar, Dr. Muhammad Roem, memaparkan capaian dan strategi transformasi digital Pemerintah Kota Makassar dalam Seminar Nasional bertajuk “Mengoptimalkan Big Data dalam Tata Kelola Pemerintahan Daerah Untuk Mendukung Akselerasi Transformasi Digital” yang digelar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM), Rabu (17/9/2025).
Dalam paparannya, Roem menegaskan bahwa transformasi digital telah menjadi bagian penting dari visi-misi Pemerintah Kota Makassar. Melalui konsep smart city yang mulai diterapkan sejak 2015, Pemkot terus berinovasi untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang bersih, terpercaya, dan berbasis teknologi.
“Transformasi digital bukan hanya mempercepat pelayanan publik, tapi juga membangun sistem pemerintahan yang transparan dan inklusif,” jelasnya.
Salah satu inovasi andalan yang dipaparkan adalah aplikasi layanan publik terintegrasi Lontara+ atau Makassar Super App. Aplikasi ini dirancang untuk menyatukan ratusan layanan pemerintah dalam satu platform yang mudah diakses masyarakat, dengan peta jalan pengembangan hingga tahun 2029.
Makassar juga tercatat sebagai salah satu kota di Indonesia yang masuk dalam Smart City Index versi Institut Management and Development (IMD) dengan peringkat 114 dari 142 kota dunia. Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Digital RI tahun 2024, indeks smart city Makassar mencapai angka 3,64.
Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Kota Makassar juga menerima penghargaan Gadjah Mada Digital Transformation Governance Index (GM-DTGI) Awards 2025 sebagai salah satu dari 10 pemerintah daerah terbaik di Indonesia dalam kategori Pemerintah Kota.
Roem menambahkan bahwa tantangan ke depan adalah memperkuat keamanan siber serta menjaga keberlanjutan infrastruktur digital agar manfaat transformasi ini benar-benar dirasakan masyarakat.(**)


