Mediasahabat.com-Makassar,-“ Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) merayakan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) sekaligus Hari Ulang Tahun ke-49 dengan mengangkat tema “Pulang Kampung”, sebuah ajakan untuk kembali pada nilai dan akar budaya Bugis-Makassar.
Acara yang dihadiri sejumlah tokoh nasional ini juga diramaikan oleh kehadiran Wakil Menteri BP2MI yang sekaligus Bendahara Umum KKSS, Ahmad Dzulfikar Tawalla serta Andi syahrum Makkuradde yang saat ini juga menjadi ketua Yayasan Di padang serta banyak lagi tokoh nasional yang hadir.

Dalam momentum kali ini, KKSS menegaskan bahwa semangat sipakatau, sipakalebbi, dan sipakainge tetap menjadi landasan kebersamaan di perantauan. Nilai-nilai leluhur tersebut dianggap relevan sebagai pedoman dalam menjaga persaudaraan, memuliakan sesama, dan saling mengingatkan dalam kebaikan.
Makna Pulang Kampung dalam Tradisi Bugis-Makassar
Tema Pulang Kampung dimaknai sebagai perjalanan batin untuk kembali mengenang dan menghidupkan akar budaya. Pulang tidak sekadar kembali secara fisik, tetapi mengingat nilai-nilai seperti siri’ na pacce yang menjadi fondasi harga diri dan kepedulian sosial masyarakat Bugis-Makassar.
KKSS, yang memasuki usia 49 tahun, terus menjadi ruang silaturahmi sekaligus wadah pengembangan bagi warganya di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, UMKM, budaya, pemberdayaan perempuan, hingga digitalisasi. Semangat A’bulo Sibatang atau kebersamaan menjadi spirit yang terus dikuatkan untuk menghadapi perubahan zaman.

Tiga Petuah Leluhur Jadi Pengingat
Dalam momen HUT ini, sejumlah petuah leluhur Bugis-Makassar kembali diangkat sebagai pengingat:
Ajara’na Tanni – bahwa tanah adalah guru yang mengajarkan arti merawat dan menghargai asal usul.
Baju e Manuk – bahwa keindahan hidup lahir dari kesederhanaan dan ketulusan.
Pissi’na Balita – bahwa generasi muda memiliki energi berlipat ganda bila diberi ruang dan dukungan.
Petuah ini dinilai sebagai pilar agar KKSS tetap tumbuh sebagai organisasi yang maju namun tidak tercerabut dari budaya.
KKSS Didorong Terus Berinovasi
Ke depan, KKSS diharapkan menjadi rumah yang dinamis bagi seluruh warganya, khususnya generasi muda. Budaya Bugis-Makassar diharapkan tidak hanya dijadikan kenangan, tetapi ekosistem yang hidup dan relevan di tengah perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.
Peringatan HUT ke-49 sekaligus Mukernas ini menjadi momentum memperluas kolaborasi, memperkuat jaringan kekeluargaan, dan merawat nilai-nilai leluhur sebagai identitas rumpun besar Sulawesi Selatan.


