Mediasahabat.com-Makassar , 13/12/2025.-“ Upaya penataan kawasan Centre Point of Indonesia (CPI) terus dilakukan Pemerintah Kecamatan Mariso melalui kegiatan penertiban dan edukasi Pedagang Kaki Lima (PK5). Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin setiap hari Minggu atas arahan Camat Mariso, dengan melibatkan tim terpadu lintas instansi.
Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Mariso, Rusdi, S.Sos., M.M., memimpin langsung kegiatan penertiban PK5 dengan pendekatan humanis. Para pedagang diarahkan untuk masuk dan berjualan di area Tugu MNEK, agar lebih tertata, rapi, dan tidak mengganggu kenyamanan pengunjung kawasan CPI.
“Kami tidak sekadar menertibkan, tetapi melakukan edukasi dan pendekatan persuasif kepada para PK5. Alhamdulillah, setiap Minggu terlihat perubahan signifikan. Para pedagang kini mulai sadar dan bersedia masuk berjualan di area MNEK,” ujar Rusdi.
Kegiatan ini melibatkan Tim Terpadu, terdiri dari BKO Kecamatan Mariso, Satpol PP Provinsi Sulawesi Selatan, Dinas Perhubungan Provinsi Sulsel, Sabara Polda Sulsel melalui patroli sepeda rutin setiap Minggu, Polrestabes Makassar khususnya Polisi Pariwisata Objek Vital (OBVIT), serta petugas keamanan internal CPI.

Sinergi lintas sektor tersebut bertujuan menciptakan ketertiban umum, kelancaran lalu lintas, serta menjaga citra kawasan CPI sebagai destinasi wisata unggulan di Kota Makassar.
Menurut Rusdi, pendekatan berkelanjutan yang dilakukan selama ini membuahkan hasil positif. “Awalnya banyak PK5 yang masih bertahan di bahu jalan dan ruang publik, namun setelah diberikan pemahaman secara terus-menerus, mereka mulai tertib dan mau ditata. Ini bukti bahwa edukasi lebih efektif daripada penindakan semata,” jelasnya.
Pemerintah Kecamatan Mariso berharap penataan PK5 di kawasan CPI dapat terus berjalan konsisten, sehingga tercipta lingkungan yang aman, tertib, nyaman, dan mendukung aktivitas wisata serta ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.(**)


