
Mediasahabat.com-Makassar ,– Upaya meningkatkan kualitas lingkungan hunian santri terus dilakukan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP). Kampus berdampak dalam bentuk kegiatan PKM, terdiri atas tim pengabdian sebagai ketua dalam kegiatan ini adalah Dr.Ir. Zulvyah Faisal, S.T.,M.T dengan anggota Prof. Ir. Sugiarto, S.T., M.T., Ph.D., Kushari, S.T., M.T., Hasdaryatmin Djufri, S.T., M.T. bersama beberapa perwakilan dari Mahasiswa. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan pemasangan tegel pada lantai asrama Pondok Pesantren Tahfidz Al Islam Yaa Bunayya Hidayatullah Makassar sebagai bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan, kebersihan, kesehatan, dan keamanan lingkungan tempat tinggal santri.
Pondok pesantren memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang memiliki karakter, pengetahuan, serta pemahaman keagamaan yang kuat. Dalam menjalankan fungsi pendidikan tersebut, ketersediaan sarana dan prasarana yang layak menjadi salah satu faktor penting yang perlu mendapat perhatian.
Fasilitas hunian merupakan salah satu sarana yang digunakan santri dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari beristirahat, belajar, hingga melakukan kegiatan pembinaan keagamaan. Karena itu, kondisi fisik asrama yang baik tidak hanya berkaitan dengan kenyamanan, tetapi juga berhubungan dengan kesehatan dan produktivitas santri.
*Kondisi Lantai Asrama Menjadi Perhatian*
Berdasarkan hasil observasi awal, salah satu ruang asrama di Pondok Pesantren Tahfidz Al Islam Yaa Bunayya Hidayatullah Makassar memiliki ukuran sekitar 11 meter × 5 meter atau seluas 55 m². Kondisi lantai sebelumnya masih berupa semen kasar dan belum dilapisi tegel atau keramik. Kondisi tersebut menimbulkan sejumlah persoalan.
Permukaan lantai semen kasar relatif lebih sulit dibersihkan, mudah berdebu, serta cenderung menyerap kelembapan. Pada kondisi tertentu, lantai juga dapat menjadi lembap dan licin sehingga berpotensi mengurangi kenyamanan dan keamanan santri.
Dari aspek kesehatan lingkungan, lantai yang sulit dibersihkan juga berpotensi menjadi tempat menumpuknya kotoran dan mikroorganisme. Kondisi sanitasi lingkungan yang kurang memadai pada akhirnya dapat meningkatkan risiko munculnya berbagai gangguan kesehatan.
Sanitasi merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan hidup yang sehat. Lingkungan yang bersih dan mudah dirawat akan membantu menciptakan kondisi hunian yang lebih sehat bagi para santri. Hal tersebut menjadi semakin penting karena asrama merupakan tempat yang digunakan secara bersama-sama dalam aktivitas sehari-hari.
*Pemasangan Tegel sebagai Solusi*
Melihat kondisi tersebut, pemasangan tegel dipilih sebagai salah satu solusi untuk meningkatkan kualitas lantai asrama. Tegel memberikan permukaan yang lebih rata, kuat, mudah dibersihkan, dan lebih mendukung terciptanya lingkungan hunian yang nyaman.
Kegiatan diawali dengan persiapan dan pengukuran area lantai yang akan dikerjakan.
Selanjutnya dilakukan penyiapan permukaan lantai, pengaturan material, pemasangan tegel, serta proses penyelesaian dan pembersihan area pekerjaan. Dengan adanya pelapisan tegel, permukaan lantai asrama menjadi lebih rapi dan mudah dalam pemeliharaannya.
Perubahan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kebersihan lingkungan asrama sekaligus meningkatkan kenyamanan santri dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Selain memberikan manfaat secara fisik, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan sanitasi lingkungan hunian.
*Mendukung Lingkungan Belajar yang Lebih Kondusif*
Peningkatan kualitas sarana asrama tidak hanya ditujukan untuk memperbaiki kondisi bangunan, tetapi juga untuk mendukung proses pendidikan di lingkungan pesantren.
Santri membutuhkan lingkungan yang nyaman untuk belajar, beristirahat, beribadah, dan mengikuti berbagai kegiatan pembinaan. Sarana hunian yang lebih baik diharapkan dapat menciptakan suasana yang mendukung aktivitas tersebut.
Kegiatan pemasangan tegel juga memiliki nilai edukatif. Para santri dapat melihat secara langsung pentingnya menjaga fasilitas bersama serta membangun kebiasaan hidup bersih dan sehat. Dengan demikian, pembangunan sarana fisik dapat berjalan beriringan dengan pembentukan karakter dan kepedulian terhadap lingkungan.
*Mendukung Pembinaan Generasi Qur’ani*
Pondok Pesantren Tahfidz Al Islam Yaa Bunayya Hidayatullah Makassar merupakan lembaga pendidikan Islam yang berfokus pada pembinaan generasi Qur’ani melalui program tahfidz Al-Qur’an dan pembinaan karakter Islami. Lembaga ini berada di bawah jaringan Hidayatullah yang bergerak dalam bidang dakwah, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan.
Pondok pesantren yang berlokasi di kawasan Perumnas BTP Blok AE, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, tersebut menyelenggarakan pendidikan pesantren tahfidz bagi santri putra dan putri pada jenjang SMP dan SMA tahfidz.
Keterbatasan anggaran menjadi salah satu tantangan dalam pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana pesantren. Oleh karena itu, dukungan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat menjadi salah satu bentuk kontribusi dalam membantu peningkatan kualitas fasilitas pendidikan dan hunian santri.
*Sarana Layak, Santri Nyaman*
Pemasangan tegel pada lantai asrama menjadi langkah sederhana namun memiliki manfaat yang cukup besar bagi penghuni asrama. Lantai yang lebih bersih, rata, kuat, dan mudah dirawat diharapkan dapat meningkatkan kualitas lingkungan hunian santri.
Lebih jauh, kegiatan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya dilakukan melalui aspek akademik, tetapi juga melalui penyediaan lingkungan fisik yang mendukung proses pembelajaran dan pembentukan karakter.
Dengan sarana hunian yang lebih baik, para santri diharapkan dapat menjalankan aktivitas belajar, beribadah, beristirahat, dan mengikuti pembinaan dengan lebih nyaman.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap peningkatan kualitas fasilitas pendidikan berbasis pesantren di Kota Makassar. Ke depan, kolaborasi dan dukungan berbagai pihak diharapkan dapat terus dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana pesantren, sehingga lingkungan pendidikan yang sehat, aman, nyaman, dan mendukung pembentukan generasi Qur’ani dapat terus diwujudkan.



