Mediasahabat.com-Makassar,-“Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Riskia Rahmat, seorang anak perempuan berusia 6 tahun yang sebelumnya dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di Kanal Sinrijala, Kota Makassar. Korban ditemukan pada Senin sekitar pukul 10.30 WITA di kawasan Barawaja, Sungai Pampang, dengan jarak sekitar 3 kilometer dari lokasi awal kejadian.
Riskia merupakan putri dari pasangan Hamsiah dan Rahmat. Korban dilaporkan hilang pada Sabtu malam sekitar pukul 22.00 WITA. Berdasarkan informasi yang diterima, seorang anak yang berada di sekitar lokasi sempat melihat korban turun ke kanal dan kemudian tenggelam.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim SAR gabungan segera melakukan operasi pencarian dan penyisiran di sekitar kanal hingga sejumlah titik aliran sungai yang diperkirakan menjadi jalur pergerakan korban.

Operasi pencarian melibatkan BPBD Kota Makassar, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), SAR UNM, Balakar, unsur TNI-Polri, serta pihak Kecamatan Panakkukang. Tim gabungan terus melakukan upaya pencarian hingga akhirnya korban ditemukan pada Senin pagi.
Penemuan korban bermula ketika tim BPBD Kota Makassar yang sedang melaksanakan kegiatan penyaluran air bersih menerima laporan mengenai adanya jasad anak perempuan yang mengapung di kawasan Barawaja, Sungai Pampang, sekitar pukul 10.30 WITA.
Mendapatkan informasi tersebut, personel BPBD segera menuju lokasi untuk melakukan pengecekan, memastikan kondisi korban, serta melaksanakan proses evakuasi. Selanjutnya, dilakukan konfirmasi kepada pihak keluarga untuk memastikan identitas korban. Berdasarkan hasil konfirmasi tersebut, korban dipastikan merupakan Riskia Rahmat, anak yang sebelumnya dilaporkan hilang di Kanal Sinrijala.
Penemuan ini mengakhiri upaya pencarian yang telah dilakukan selama beberapa hari oleh tim SAR gabungan. Peristiwa tersebut sekaligus menjadi duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar.
BPBD Kota Makassar menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini.
BPBD juga mengapresiasi seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja bersama dalam upaya pencarian, mulai dari penyisiran kanal hingga proses penemuan dan evakuasi korban.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak ketika berada di sekitar kanal, sungai, drainase besar, maupun perairan terbuka. Anak-anak sebaiknya tidak bermain atau mendekati area perairan tanpa pendampingan orang dewasa karena kondisi tersebut dapat membahayakan keselamatan jiwa.(**)




