
Mediasahabat.com-Makassar – Program Pemerintah Kota Makassar dalam pengelolaan sampah terus digencarkan hingga ke lingkungan masyarakat. Salah satunya di Kelurahan Berua, Kecamatan Biringkanaya, yang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program kebersihan dan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Kegiatan sosialisasi dan edukasi persampahan yang dilaksanakan pada Minggu, 5 Juli 2026, di RW 03 Kelurahan Berua menghadirkan Lurah Berua Andi Suriyanti, SE., M.Si., Ketua RW 03, para Ketua RT se-RW 03, tokoh masyarakat, serta Penyuluh Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Zona 03 Kecamatan Biringkanaya, Siti Indriati Idris. Selain aktif sebagai penyuluh lingkungan, Siti Indriati Idris juga merupakan dosen muda di salah satu perguruan tinggi di Kota Makassar.
Dalam sambutannya, Lurah Berua Andi Suriyanti, yang akrab disapa Andi Anti, menegaskan bahwa program pengelolaan sampah yang digagas Wali Kota Makassar merupakan program strategis yang akan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekaligus manfaat langsung bagi masyarakat.
“Keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi setiap rumah tangga dalam melakukan pemilahan sampah dari sumbernya. Apabila pemilahan tidak dilakukan, maka petugas hanya akan mengangkut sampah residu sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Penyuluh Persampahan DLH Zona 03 Kecamatan Biringkanaya, Siti Indriati Idris, memberikan penjelasan secara rinci mengenai pentingnya pemilahan sampah, mulai dari jenis-jenis sampah hingga teknik pengolahannya agar memiliki nilai manfaat.
Ia menjelaskan bahwa setiap rumah tangga diharapkan memahami perbedaan sampah organik, anorganik, dan residu sehingga proses pengelolaan dapat berjalan optimal. Sampah organik yang dikelola dengan baik dapat diolah menjadi kompos berkualitas melalui berbagai metode, seperti Teba (Tebar Benih Alam), biopori, open windrow, maupun ember tumpuk.
“Semua metode tersebut bertujuan mengolah sampah organik menjadi kompos yang bermanfaat bagi lingkungan. Yang terpenting adalah masyarakat mau memulai memilah sampah dari rumah masing-masing,” jelas Siti Indriati Idris.
Menutup kegiatan penyuluhan, Siti Indriati Idris mengajak masyarakat untuk tidak ragu berkonsultasi apabila masih mengalami kendala atau membutuhkan penjelasan lebih lanjut mengenai pengelolaan sampah.
“Jika masih ada yang belum dipahami atau mengalami kesulitan dalam pengelolaan sampah, silakan menghubungi Tim Penyuluh Persampahan Zona 03 Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar. Kami siap mendampingi masyarakat,” tutupnya.(**)



