Mediasahabat.com-Makassar-“ Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Salman Alfariz Karsa Sukardi, merampungkan kegiatan reses Masa Sidang II Tahun Anggaran 2024/2025 di tujuh titik lokasi. Titik terakhir dilaksanakan di Kelurahan Tamalanrea Indah, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, pada Kamis (31/7/2025).
Kegiatan reses tersebut dihadiri Camat Tamalanrea, anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi PPP Meinsani Kecca, serta sekitar 200 peserta dari berbagai kalangan masyarakat.
Dalam sambutannya, Salman yang juga menjabat Sekretaris Komisi C DPRD Sulsel mengatakan, masyarakat menyampaikan beragam aspirasi, terutama terkait pendidikan dan infrastruktur.
“Dari tujuh titik reses, banyak aspirasi yang kami terima. Salah satunya terkait penerimaan siswa baru yang diharapkan masyarakat dapat lebih transparan,” ujarnya.
Selain itu, persoalan infrastruktur, terutama jalan rusak yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi, juga menjadi keluhan utama.
“Hal ini perlu ditindaklanjuti Pemprov. Kita semua tahu, salah satu program gubernur adalah peningkatan infrastruktur agar masyarakat lebih nyaman,” kata Salman.
Masalah banjir juga turut disoroti, mengingat saat ini sudah memasuki musim hujan. Salman menyebut, masyarakat yang tinggal di dekat kanal merasa khawatir dan berharap ada penanganan segera.
“Kami akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Makassar untuk pengerukan kanal dan pembersihan sampah,” jelasnya.
Selain itu, warga juga mempertanyakan penyaluran bantuan sosial yang dinilai tidak tepat sasaran.
Beberapa penerima dinilai tidak layak, sementara warga yang membutuhkan justru tidak mendapat bantuan.
“Kami minta bantuan PKH ditinjau ulang. Ada rumah yang layak tapi menerima, sementara rumah yang rusak justru tidak mendapat bantuan,” keluh Adam, warga BTP.
Menanggapi aspirasi tersebut, Salman menegaskan semua masukan akan dibahas di DPRD Sulsel melalui rapat paripurna.
“Infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi adalah kebutuhan utama masyarakat. Kami akan berkoordinasi dengan Pemkot dan Pemprov untuk mencari solusi terbaik,” tegasnya.
Sementara itu, Camat Tamalanrea Iqbal berharap program pemerintah provinsi juga dapat memprioritaskan warga Tamalanrea.
“Kami siap mendukung program pemerintah, termasuk penataan infrastruktur dan pengelolaan sampah. Persoalan sampah gratis insyaallah Agustus sudah mulai berjalan karena perwalinya sudah terbit. Bagi pelanggan listrik 900 VA gratis, sedangkan 1.200 VA mendapat potongan,” ujarnya.(*)


