Mediasahabat.com-Makassar – “Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi, menyampaikan selamat menjalankan amanah kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar periode 2025-2030, Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham (MULIA).
Hal itu disampaikannya dalam sambutan pada Serah Terima Jabatan (Sertijab) di Gedung DPRD Makassar, Senin (3/3/2025), di Jl AP Pettarani, Kota Makassar.
Fatmawati meyakini di bawah kepemimpinan Munafri-Aliyah, Makassar akan semakin maju dan berkembang.
“Saya kenal Bapak Munafri sejak 17 tahun yang lalu, begitu juga dengan perempuan hebat, yakni Ibu Aliyah Mustika Ilham, yang memiliki banyak pengalaman,” kata Fatmawati Rusdi.
Fatmawati menyebut, Kota Makassar memiliki peran strategis dalam menopang pertumbuhan Sulawesi Selatan. Dari 24 kabupaten/kota di Sulsel, Makassar adalah daerah dengan kondisi keuangan paling kondusif.
Dengan kondisi keuangan yang kondusif, kata lanjutnya, ini menjadi modal besar bagi kepemimpinan Munafri-Aliyah untuk menjalankan pemerintahan dan mendorong pembangunan kota lebih baik lagi.
Karena itu, Fatmawati mengajak seluruh elemen masyarakat, DPRD Makassar, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mendukung pemerintahan Munafri-Aliyah.
“Yakinlah dengan semangat sinergi, kolaborasi, inovasi, dan solidaritas antara pemerintah daerah dan DPRD Makassar. Harmonisasi antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci dalam menentukan arah pembangunan daerah,” tandasnya.
Munafri Paparkan 7 Jalan Pengabdian MULIA
Sementara itu, Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham memaparkan tujuh program unggulan mereka yang diberi nama “7 Jalan Pengabdian MULIA”.
Program ini disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Makassar, yang juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi dan mantan Wali Kota Makassar, Danny Pomanto.
Dalam pemaparannya, Munafri menegaskan, program ini menjadi fokus utama pemerintahan Makassar periode 2025-2030.
Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mempercepat pembangunan di berbagai sektor.
“Kami menyusun program ini berdasarkan kebutuhan utama warga Makassar dan memastikan kebijakan yang diterapkan memiliki dampak langsung bagi masyarakat,” ujar Munafri.
Adapun tujuh program unggulan yang menjadi prioritas utama lima tahun ke depan adalah.
1. Gratis Seragam Sekolah
Memberikan seragam sekolah gratis bagi pelajar di Makassar untuk mendukung pendidikan inklusif.
2. Gratis Iuran Sampah
Meringankan beban warga serta meningkatkan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan efisien.
3. Gratis Pemasangan Instalasi Air Bersih
Memperluas akses air bersih ke seluruh wilayah Makassar, terutama bagi masyarakat yang selama ini mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
4. Pembangunan Stadion Bertaraf Internasional
Menjadikan Makassar sebagai pusat olahraga dengan fasilitas stadion modern untuk event nasional dan internasional.
5. MULIA Berjasa (Berbagi Jaminan Sosial)
Memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat kurang mampu, pekerja informal, dan kelompok rentan lainnya.
6. Mulia Super Apps
Digitalisasi layanan pemerintahan dalam satu aplikasi yang memudahkan warga mengakses layanan administrasi, kesehatan, dan sosial.
7. Mulia Creative Hub
Membangun pusat inovasi dan kreativitas bagi generasi muda untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Makassar.
Makassar Menuju Transformasi Berkelanjutan
Munafri menegaskan bahwa tahun 2025 menjadi tahun krusial bagi pemerintah daerah, termasuk Pemkot Makassar, karena menandai awal perencanaan pembangunan jangka panjang 2025-2030.
Kebijakan pembangunan akan difokuskan pada konsolidasi dan penguatan landasan transformasi, dengan beberapa aspek utama:
Transformasi sosial, ekonomi, dan tata kelola pemerintahan yang lebih transparan dan efisien.
Pemantapan ketertiban umum dan penguatan demokrasi guna menciptakan stabilitas ekonomi makro daerah.
Ketahanan sosial, budaya, dan ekologi sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.
Pembangunan infrastruktur berkualitas dan ramah lingkungan guna menciptakan kota yang lebih layak huni dan berdaya saing.
Kesinambungan pembangunan, memastikan setiap kebijakan berdampak jangka panjang bagi generasi mendatang.


