Mediasahabat.com-“Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kemenag, Hilman Latief menginginkan persiapan haji tahun ini dilakukan dengan optimal dan meningkat kualitasnya. Meski biaya perjalanan haji tahun ini turun dibanding tahun sebelumnya.
“Narasi yang muncul untuk haji tahun ini dengan semangat yang baru dengan pemerintahan yang baru itu biayanya turun tapi layananya semakin baik,” ujar Hilman saat memberikan sosialisasi di Aula Arafah, Asrama Haji Makassar, Selasa (4/2/2025).
Hilman meminta jajaran PHU yang mengelola pelaksanaan ibadah haji tahun ini untuk memastikan seluruh layanan baik di dalam negeri maupun nanti ketika di tanah suci dikerjakan dengan baik dan efektif.
Pemerintah dan DPR telah menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1446 H/2025 M sebesar Rp89,4 juta per jemaah. Angka itu turun hampir sebesar Rp4 juta jika dibandingkan dengan BPIH 2024 sebesar Rp93,3 juta.
Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang harus dibayar oleh setiap jemaah menjadi Rp55,4 atau turun dari Bipih 2024 sebesar Rp56,04 juta.
Hilman menjelaskan, biaya haji bisa diturunkan karena sejumlah faktor. Pertama, pada 2024, Kemenag berhasil melakukan banyak efisiensi hasil proses negosiasi dengan penyedia layanan di Arab Saudi. Efisiensi dilakukan terhadap berbagai komponen, mulai dari hotel, konsumsi, maupun biaya layanan di Arafah-Muzdalifah-Mina (Armuzna).
Acara sosialisasi penyelenggaraan ibadah haji ini dihadiri oleh para kepala seksi PHU Kemenag kabupaten/kota Se-Sulawesi Selatan, jajaran PHU Kanwil Kemenag Sulsel dan pegawai UPT Asrama Haji Makassar.(**)


