Mediasahabat.com-Makassar,-“ H. Erwin Baharuddin memberikan pembekalan tata cara lengkap ibadah umrah kepada Jamaah Ibadah Umrah Hayata Travel Makassar dalam kegiatan manasik umrah yang dilaksanakan di Hotel Premier Makassar, Senin (2/2/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Erwin menjelaskan bahwa manasik umrah merupakan tahapan penting sebelum keberangkatan ke Tanah Suci. Manasik bertujuan membekali jamaah dengan pemahaman menyeluruh mengenai rukun, wajib, sunnah, serta adab dalam melaksanakan ibadah umrah agar dapat dijalankan secara tertib dan sesuai tuntunan syariat Islam.
Ia memaparkan, rangkaian ibadah umrah dimulai dari persiapan di tanah air, yang meliputi pelurusan niat semata-mata karena Allah SWT, memperbanyak doa, menjaga kesehatan, serta memahami teknis pelaksanaan ibadah. Jamaah juga diingatkan untuk mempersiapkan diri secara mental dan spiritual sebelum memasuki Tanah Suci.
Selanjutnya, jamaah memasuki tahap ihram dan niat umrah di miqat. Sejak berniat ihram, jamaah wajib menjaga larangan-larangan ihram, seperti tidak memakai wewangian, tidak memotong rambut dan kuku, serta menjaga akhlak dan kesabaran selama beribadah.
Setibanya di Masjidil Haram, jamaah melaksanakan thawaf umrah, yakni mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh putaran, dimulai dan diakhiri di Hajar Aswad. Setelah thawaf, jamaah melaksanakan shalat sunnah dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim jika memungkinkan.
Rangkaian ibadah dilanjutkan dengan sa’i, yaitu berjalan dari Bukit Shafa ke Bukit Marwah sebanyak tujuh kali. Setelah sa’i, jamaah melaksanakan tahallul dengan memotong rambut sebagai tanda berakhirnya rangkaian ibadah umrah dan gugurnya seluruh larangan ihram.
H.Erwin juga menyampaikan bahwa selama berada di Tanah Suci, jamaah dianjurkan memperbanyak ibadah, seperti shalat berjamaah, zikir, doa, membaca Al-Qur’an, serta menjaga adab dan sikap saling menghormati sesama jamaah dari berbagai negara.
Menjelang kepulangan ke tanah air, jamaah diingatkan untuk mempersiapkan diri dengan memperbanyak doa, mensyukuri nikmat telah menyempurnakan ibadah umrah, serta menjaga nilai-nilai keikhlasan dan kesabaran. Kemabruran umrah, kata H Erwin Baharuddin, harus tercermin setelah jamaah kembali ke tanah air melalui perubahan sikap dan perilaku yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan manasik umrah yang diikuti oleh Jamaah Ibadah Umrah Hayata Travel Makassar ini berlangsung dengan penuh khidmat dan antusias, sebagai bagian dari persiapan spiritual dan teknis sebelum berangkat menunaikan ibadah umrah ke Tanah Suci.(*/an)


