JENDERAL SANTRI ITU KEMBALI
Oleh : Erwin Baharuddin
Pagi baru saja merekah, sabtu 31 Januari 2026 saya tersentak di telepon istri saya dari Jakarta dan mengabarkan Wagub Sulbar Mayjen TNI Purn Salim S Mengga berpulang ke Rahmatullah, antara percaya dan tidak percaya sambil berharap informasi itu hoax saya mencoba menelpon Ibu saya di mandar untuk mengkonfirmasi kebenaran kabar duka itu dan ternyata benar Beliau betul Berpulang di RS Siloam Makassar jam 06.45 pagi setelah semalam di larikan ke RS karena sesak, begitu info Ibu saya .
Air mata saya menetes bukan karena saya dan masyarakat mandar kehilangan seorang Wagub tapi yang jauh lebih utama masyarakat mandar kehilangan sosok yang teduh, bersahaja, disiplin berani dan amanah.
Beliau adalah pemimpin yang tak pernah sekalipun kehilangan integritas kemandarannya, sejak menjadi Dandim di Demak, Danrem Tudopuli di Bone, Kasdam Diponegoro sampai menjadi Wadankodiklat AD dan Pangdam Pattimura tetap sosok yang terjaga, begitu pula sewaktu menjabat legislator dua periode sampai menjadi Wagub Sulbar setahun belakangan ini sosoknya yang jujur, tegas, santun dan sangat peduli terhadap kepentingan masyarakat kecil tidak pernah berubah.
Kini tokoh besar masyarakat mandar itu telah berpulang, saya bersyukur mengenal Beliau walaupun hanya berjumpa beberapa kali saja, terakhir di acara pengantin ponakan, bangga bisa menjadi bagian dari kerabat dekat Beliau, Ibu saya dan Beliau bersepupu kalau di tarik ke atas keturunan Tokeppa Putera dari Arajang Balanipa ke 37 I Calla Batu Puteh sosok Raja yang di kenal tegas dan sangat mencintai rakyatnya, inilah yag di warisi Mayjen TNI Purn Salim S Mengga secara idiologis bukan hanya biologis
Masyarakat Sulbar tentu kehilagan besar utamanya orang – orang kecil yang selama ini terayomi satu tahun belakangan ini sejak Beliau di lantik menjadi Wagub Sulbar mendampingi Gubernur Suhardi Duka, bagi Beliau jabatan adalah ladang pengabdian dan itu Beliau buktikan sampai hembusan nafas yang terakhir
Kita semua mencintai Beliau tetapi Allah punya kehendak lain dan tentu itu yag terbaik, Beliau dipanggil menghadap- Nya di waktu yang terbaik saat masih menjabat tanpa cela sedikitpun dan tentu dalam amanah yang selalu Beliau pegang teguh.
Selamat kembai Puang Jenderal berjumpa dengan Sang Kekasih sejati leluhurmu Rasulullah Saw dan tentu Allah Swt.
Ya Ayyatuhan nafsul muthmainnah
Irji’i ila Rabbiki Radhiatan Mardhiah
Fadhuli fi ibadi wadhuli jannati
Inna lillahi wa Inna Ilaihi rajiun
Al, Fatihah ma As Shalawat😭🤲🏻


