Mediasahabat.com-Makassar,-Peringatan 10 Muharram atau Hari ‘Asyura merupakan momentum yang sarat dengan hikmah dan pelajaran bagi umat Islam. Dalam berbagai riwayat disebutkan bahwa pada hari yang mulia ini Allah SWT memberikan pertolongan, keselamatan, dan kemenangan kepada para nabi serta hamba-hamba-Nya yang beriman.
Nabi Adam AS diterima tobatnya setelah memohon ampun kepada Allah SWT. Nabi Nuh AS diselamatkan dari banjir besar bersama para pengikutnya yang beriman. Nabi Ibrahim AS diselamatkan dari kobaran api yang diperintahkan oleh Raja Namrud. Nabi Musa AS bersama Bani Israil diselamatkan dari kejaran Fir’aun ketika Allah membelah Laut Merah.
Nabi Yunus AS dikeluarkan dengan selamat dari perut ikan setelah berdoa dan bertobat kepada Allah SWT. Berbagai peristiwa tersebut menunjukkan bahwa pertolongan Allah selalu hadir bagi mereka yang beriman, sabar, dan bertawakal.

Oleh karena itu, Hari ‘Asyura menjadi pengingat bagi kita bahwa setiap kesulitan pasti memiliki jalan keluar, setiap ujian akan berakhir dengan kemenangan, dan setiap doa yang dipanjatkan dengan penuh keikhlasan akan mendapatkan perhatian dari Allah SWT.
Sebagai umat Islam, kita dianjurkan untuk melaksanakan puasa sunnah pada tanggal 9 dan 10 Muharram atau 10 dan 11 Muharram. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa puasa ‘Asyura memiliki keutamaan besar, yaitu menjadi sebab diampuninya dosa-dosa kecil selama setahun yang telah lalu.
Bagi yang belum mampu berpuasa karena suatu halangan, hendaknya memperbanyak amal kebajikan lainnya, seperti bersedekah kepada fakir miskin, membantu sesama, memberikan makanan kepada yang membutuhkan, berbagi ilmu yang bermanfaat, menyumbangkan tenaga dan pikiran untuk kemaslahatan umat, serta mempererat tali silaturahmi.
Bahkan jika seseorang tidak memiliki harta maupun kemampuan yang besar, Rasulullah SAW mengajarkan bahwa senyum yang tulus kepada sesama adalah bagian dari sedekah. Senyum yang ikhlas dapat menumbuhkan persaudaraan, menghadirkan kebahagiaan, dan menjadi amal sederhana yang bernilai di sisi Allah SWT.
Semoga momentum 10 Muharram 1448 Hijriah menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan, memperbanyak amal saleh, memperkuat kepedulian sosial, serta menumbuhkan optimisme bahwa pertolongan dan kemenangan dari Allah SWT akan selalu menyertai orang-orang yang beriman.(**)




