Mediasahabat.com-Jumat 29-Agustus-2025
Khutbah Pertama
Segala puji bagi Allah yang telah memberi kita nikmat iman, Islam, dan kesempatan hidup hingga hari ini. Kita panjatkan shalawat dan salam kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga, sahabat, dan umatnya hingga akhir zaman.
Jamaah Jum’at yang dirahmati Allah,
Marilah kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, karena hanya dengan takwa kita akan selamat dunia dan akhirat.
Pada kesempatan ini, tema khutbah kita adalah
“Makna Mati dan Hidup”.
Hidup dan mati adalah dua ketentuan Allah yang pasti. Allah berfirman dalam QS. Al-Mulk ayat 2:
Dialah yang menciptakan mati dan hidup untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang paling baik amalnya.”
Saudaraku seiman, dalam Al-Qur’an ada dua kata yang sama-sama berarti “Maha Suci”, namun berbeda fungsi, yaitu Subhana dan Tabaraka.
Subhana digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang menakjubkan. Misalnya dalam peristiwa Isra’ Mi’raj, Allah berfirman:
“Subhana alladzi asra bi’abdihi laylan…”
(Maha Suci Allah yang memperjalankan hamba-Nya di malam hari).
Isra’ Mi’raj hanya sekali terjadi pada Rasulullah, namun maknanya sangat besar. Rasulullah bersabda:
Shalat adalah mi’rajnya orang beriman.”
Artinya, shalat adalah cara kita mendekat kepada Allah sebagaimana Nabi mendekat kepada-Nya dalam Isra’ Mi’raj.
Tabaraka, sebaliknya, digunakan untuk menggambarkan kejadian besar yang menyenangkan atau menyedihkan, termasuk tentang hidup dan mati. Dalam QS. Al-Mulk ayat pertama disebutkan:
“Tabaraka alladzi biyadihil mulku…”
(Maha Suci Allah yang di tangan-Nya segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu).
Ini mengingatkan kita bahwa hidup hanyalah sementara, dan mati adalah awal perjalanan menuju kehidupan yang kekal. Karena itu, selama hidup, kita harus mempersiapkan bekal terbaik berupa iman, amal saleh, dan takwa.
Rasulullah SAW bersabda:
Perbanyaklah mengingat pemutus segala kenikmatan, yaitu kematian.”
Karena setiap yang hidup pasti akan mati, maka persiapkanlah diri sebelum ajal datang menjemput.
Khutbah Kedua
Segala puji bagi Allah yang memberi kita kesempatan untuk memperbaiki diri. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW.(**)


