Mediasahabat.com,Makassar–Bertempat di SMP Madania Makassar, telah dilaksanakan Workshop Penyusunan Dokumen Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) untuk Tahun Pelajaran 2025–2026. Kegiatan ini merupakan inisiasi dari Pengawas Sekolah yang tergabung dalam Komunitas Belajar Kepala Sekolah “Sipakainga” SMP Kota Makassar, dan merupakan pelaksanaan kedua kalinya setelah tahun sebelumnya sukses diselenggarakan.
Dengan mengusung tema:
“Transformasi Kepemimpinan Pembelajaran Melalui KSP yang Reflektif dan Kolaboratif,”
kegiatan ini dihadiri oleh kepala sekolah SMP se-Kota Makassar dan dibuka secara resmi oleh Ibu Achi Soleman, S.STP, M.Si., selaku Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar.
Salah satu materi penting dalam kegiatan ini adalah paparan dari Dr. Syamsul Bahri, S.Pd., M.Pd., yang menyampaikan Sosialisasi Prosedur Pelatihan Pembelajaran Mendalam bagi sekolah sasaran. Materi ini memberikan pemahaman mendalam tentang arah perubahan pembelajaran yang lebih bermakna dan berpusat pada peserta didik.
Selain itu, Ibu Hasmawati, S.Pd., M.Pd., selaku Pengawas Pembina dan inisiator kegiatan, turut menyampaikan kebijakan penerapan Kurikulum Satuan Pendidikan serta mendorong kepala sekolah untuk lebih reflektif dan kolaboratif dalam menyusun dokumen kurikulum. Tutur’ Sabtu,(02/08/2025)
Kegiatan dimulai sejak pagi dengan registrasi peserta, dilanjutkan dengan sesi pembukaan, dan berlanjut hingga sore hari dengan sesi penyusunan dokumen KSP oleh masing-masing tim sekolah yang didampingi pengawas dan narasumber.
Kepala SMPIT Darul Fikri Makassar, Ibu Puji Lestari, S.Pd., Gr. menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini:
Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Dinas Pendidikan Kota Makassar, para pengawas sekolah, dan seluruh panitia yang telah menginisiasi dan memfasilitasi workshop ini. Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam membangun pemahaman bersama tentang kurikulum yang kontekstual dan kolaboratif, sebagai bagian dari ikhtiar meningkatkan mutu pendidikan di sekolah masing-masing,” ujarnya.
Dengan semangat kolaborasi dan refleksi, workshop ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat peran kepemimpinan pembelajaran di satuan pendidikan, serta mendorong implementasi kurikulum yang relevan dan bermakna bagi peserta didik.(*)


