Mediasahabat.com-Makassar-“Oleh: Drs. KH. Muhammad Nurullah, HD., M.Pd
KHUTBAH JUMAT
Tema: Menggapai Khusnul Khatimah
Khutbah Pertama
الحمد لله نحمده ونستعينه ونستغفره ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا، من يهده الله فلا مضل له ومن يضلل فلا هادي له.
أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمداً عبده ورسوله.
اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.
Jamaah Jumat rahimakumullah,
Marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, karena atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya, pada hari yang mulia ini, hari Jumat, kita masih diberi kesempatan untuk menunaikan ibadah Sholat Jumat. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW, suri teladan sepanjang zaman.
Jamaah yang dimuliakan Allah,
Pada kesempatan khutbah Jumat kali ini, khatib mengajak diri khatib pribadi dan seluruh jamaah sekalian untuk merenungi satu harapan terbesar setiap insan beriman, yaitu Khusnul Khatimah, akhir kehidupan yang baik, akhir hayat yang diridhai oleh Allah SWT.
Setiap manusia pasti akan menghadapi kematian. Tidak ada satu pun yang mengetahui kapan ajal itu datang. Namun, Islam mengajarkan kepada kita bahwa meskipun waktu kematian adalah rahasia Allah, cara kita menjemput kematian dapat kita persiapkan sejak hari ini.
Allah SWT dan Rasulullah SAW dengan kasih sayang-Nya selalu memberi kesempatan kepada hamba-hamba-Nya untuk meraih Khusnul Khatimah. Salah satu jalannya adalah dengan membenahi niat, memperbaiki amal, dan memanfaatkan momen-momen istimewa yang Allah sediakan.
Jamaah Jumat rahimakumullah,
Hari Jumat adalah hari yang penuh keutamaan. Di dalamnya terdapat waktu mustajab untuk berdoa. Rasulullah SAW bersabda bahwa pada hari Jumat terdapat satu waktu, jika seorang hamba memohon kepada Allah pada waktu tersebut, maka Allah akan mengabulkannya.
Maka sungguh beruntung orang yang hadir di masjid pada hari Jumat, melaksanakan Sholat Jumat dengan hati yang khusyuk dan penuh pengharapan kepada Allah SWT.
Bayangkanlah, pada sujud terakhir Sholat Jumat, saat posisi kita paling dekat dengan Allah, kita hadirkan dalam hati sebuah doa yang tulus:
“Ya Allah, jadikanlah akhir hayat hamba kelak dengan mengucapkan kalimat:
Lā ilāha illallāh, Muhammadur Rasūlullāh.”
Karena sebaik-baik akhir kehidupan seorang mukmin adalah ketika lisannya dimudahkan mengucapkan kalimat tauhid.
Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa yang akhir perkataannya adalah Lā ilāha illallāh, maka ia akan masuk surga.”
(HR. Abu Dawud)
Jamaah yang dirahmati Allah,
Namun perlu kita sadari bersama, kemudahan mengucapkan kalimat tauhid di akhir hayat sangat bergantung pada kebiasaan kita semasa hidup. Lisan yang terbiasa berdzikir, hati yang senantiasa mengingat Allah, dan perbuatan yang dijaga dalam ketaatan, insya Allah akan Allah mudahkan saat sakaratul maut tiba.
Oleh karena itu, mari kita perbanyak amal saleh, menjaga sholat lima waktu, memperbaiki akhlak, menjauhi maksiat, serta memperbanyak istighfar dan dzikir. Jangan menunda taubat, karena kematian tidak pernah menunggu kesiapan kita.
أقول قولي هذا وأستغفر الله العظيم لي ولكم، فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم.
Khutbah Kedua
الحمد لله حمداً كثيراً طيباً مباركاً فيه كما يحب ربنا ويرضى.
أشهد أن لا إله إلا الله وأشهد أن محمداً رسول الله.
اللهم صل وسلم على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.
Jamaah Jumat rahimakumullah,
Marilah kita kembali meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT dengan menjalankan seluruh perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Ketakwaan itulah bekal terbaik untuk menghadapi kematian.
Mari kita manfaatkan sisa umur yang Allah berikan ini untuk memperbaiki diri, memperbaiki hubungan dengan Allah, dan juga memperbaiki hubungan dengan sesama manusia. Jangan biarkan hati kita dipenuhi dengki, iri, dan permusuhan, karena semua itu dapat menggelapkan akhir kehidupan.
Perbanyaklah doa agar Allah menganugerahkan kepada kita Khusnul Khatimah, wafat dalam keadaan beriman, Islam, dan ihsan.
اللهم اغفر لنا ذنوبنا، وكفر عنا سيئاتنا، وتوفنا مع الأبرار.
اللهم ارزقنا حسن الخاتمة، واجعل خير أيامنا يوم نلقاك.
ربنا آتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار.
عباد الله،
إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ ۚ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ
فاذكروا الله العظيم يذكركم واشكروه على نعمه يزدكم، ولذكر الله أكبر، والله يعلم ما تصنعون.


