
Mediasahabat.com-Makassar-“Aula Andi Mihara STIM LPI Makassar dipenuhi oleh ratusan mahasiswa baru, mahasiswa aktif, dosen, pejabat struktural, serta staf akademik dalam sebuah momentum intelektual yang membekas: Kuliah Umum bertema “Menjadi Mahasiswa Visioner: Berintegritas, Inovatif, dan Inspiratif.”22 September 2025
Kegiatan monumental ini menghadirkan dua tokoh praktisi berpengalaman, yaitu Bapak Baso Alim Bahri, S. Psi., M. Adm. SDA (GM Human Capital Charien Pokphand Indonesia) dan Bapak Eriansyah (Factory Manager PT. Agrinesia Raya Plant Makassar). Diskusi akademik ini dipandu oleh Dr. Nurdin Latif, S.E., M.Si., yang memperkaya dinamika forum dengan sentuhan reflektif dan kritis.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Muh. Yunus, M.Pd. menegaskan bahwa mahasiswa STIM LPI Makassar harus melampaui sekadar status sebagai pelajar, melainkan menjelma sebagai insan visioner yang berkarakter. “Visioner berarti berani merancang masa depan, berintegritas berarti menjaga kejujuran dan konsistensi, inovatif berarti berani melahirkan terobosan, dan inspiratif berarti mampu menyalakan semangat bagi orang lain. Inilah empat pilar yang harus ditanamkan sejak dini,” ungkapnya dengan penuh penekanan sebelum membuka perkuliahan umum.

Suasana semakin menggelora ketika Baso Alim Bahri menyampaikan pesan motivatif yang menggugah kesadaran. Dengan gaya retoris yang tajam ia berkata, “Apapun yang kalian lakukan, lakukanlah dengan sungguh-sungguh. Jika kalian lahir dalam keadaan miskin, itu bukan salah kalian. Tetapi salahkanlah diri kalian jika mati dalam keadaan miskin. Karena kerja keras, kesungguhan, dan tekad akan menentukan nasib seseorang.” Pesan ini disambut tepuk tangan meriah dari peserta yang terhanyut oleh kekuatan kata-kata tersebut.
Sebagai penutup, Eriansyah memberikan pernyataan yang sederhana namun sarat makna. “Hidup alangkah baiknya dijalani dengan kejujuran. Dengan kejujuran, manusia tidak hanya menjaga dirinya sendiri, tetapi juga memberi manfaat bagi banyak orang. Itulah esensi kebermaknaan hidup,” tuturnya yang disambut suasana hening penuh refleksi.

Di akhir kegiatan, Ketua STIM LPI Makassar menyampaikan harapannya bahwa kuliah umum ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum kebangkitan akademik dan spiritual mahasiswa. “Kiranya kuliah umum ini menjadi motivasi, energi, dan gebrakan semangat baru bagi mahasiswa dalam menjalani perkuliahan, sekaligus merancang masa depan kehidupan mereka setelah lulus nanti,” ujarnya penuh optimisme.
Dengan demikian, kuliah umum STIM LPI Makassar tidak hanya menghadirkan pengetahuan dan pengalaman, melainkan juga menanamkan nilai-nilai luhur yang akan menjadi kompas bagi mahasiswa dalam mengarungi perjalanan akademik dan kehidupan.(**)



