Mediasahabat.com-Barru ,–” Program berbagi dari Bosowa Peduli kembali menjangkau masyarakat. Kali ini, sebanyak 1.000 paket pangan atau sembako berhasil disalurkan kepada warga lansia dan masyarakat kurang mampu di 24 desa dan kelurahan di Kabupaten Barru, Selasa (17/3/2026).
Penyaluran paket sembako tersebut dilakukan melalui perwakilan desa yang kemudian akan didistribusikan langsung kepada warga yang berhak menerima di masing-masing wilayah. Setelah penyerahan, pemerintah desa akan melakukan dokumentasi bersama penerima bantuan sebagai bentuk pertanggungjawaban sekaligus pendataan untuk program sosial selanjutnya.
Program ini merupakan bagian dari komitmen Bosowa Peduli dalam membantu masyarakat, khususnya menjelang hari besar keagamaan serta sebagai bentuk kepedulian sosial lembaga yang kini telah menjadi Laznas Bosowa untuk wilayah Provinsi Sulawesi Selatan.
Adapun desa dan kelurahan yang menerima bantuan antara lain Desa Ajakkang, Desa Lipukasi, Desa Lalabata, Desa Lasitae, Desa Corawali, Desa Tellumpanua, Desa Lompotengah, Desa Harapan, Desa Binuang, Desa Siddo, Desa Bacu-Bacu, Desa Cilellang, Desa Kupa, Desa Manuba, Desa Galung, Desa Lampoko, Desa Balusu, Desa Paccekke, Desa Pujananting, Desa Madello, Desa Bojo, serta Kelurahan Takkalasi, Kelurahan Mangempang dan Kelurahan Tuwung.
Sementara itu, beberapa wilayah yang tergolong paling jauh dalam penyaluran bantuan adalah Desa Paccekke, Desa Bacu-Bacu, dan Desa Harapan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Soppeng.
Kepala Desa Harapan, Zakaria, yang datang langsung menjemput paket sembako, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Bosowa Peduli atas bantuan yang diberikan kepada warganya.
“Walaupun jaraknya cukup jauh, kami tetap datang untuk menjemput bantuan ini demi membantu dan melayani warga kami yang membutuhkan. Semoga ke depan Bosowa semakin peduli kepada masyarakat Barru,” ujarnya.
Program ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta memperkuat sinergi antara lembaga sosial, pemerintah desa, dan masyarakat dalam membangun kepedulian sosial di daerah.(**)


