Mediasahabat.com-Makassar ,-“Nuansa adat Bugis yang sarat nilai budaya dan kekeluargaan terasa kental dalam prosesi Mappettuada yang digelar oleh keluarga besar Dr. H. A. Syahrum Makkuradde, S.S., S.E., M.Si. bersama Hj. St. Syahrati, S.S., M.Hum. dalam rangka rangkaian pernikahan putri mereka Andi Widya Sumpala dengan Andi Muhammad Fakhri Wardian.

Prosesi adat tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 4 April 2026, mulai pukul 10.00 WITA hingga selesai, bertempat di Mahoni Hall, Claro Hotel Makassar, Jalan A.P. Pettarani No. 3, Makassar.
Acara ini juga melibatkan keluarga besar dari pihak calon mempelai pria, yakni Prof. Dr. dr. H. Andi Wardihan Sinrang, M.S., Sp.And bersama Dr. Hj. Hernawati, S.E., M.S., yang turut hadir dalam prosesi pertemuan adat tersebut.

Mappettuada merupakan salah satu tahapan penting dalam tradisi pernikahan masyarakat Bugis. Dalam prosesi ini, kedua keluarga besar secara resmi bertemu untuk membicarakan serta menyepakati berbagai hal terkait rencana pernikahan kedua calon mempelai. Tradisi ini juga menjadi simbol kesepahaman, penghormatan, serta penguatan hubungan kekeluargaan antara kedua belah pihak yang akan dipersatukan melalui ikatan pernikahan.
Kegiatan tersebut juga turut dihadiri sejumlah tokoh penting dan tamu undangan dari berbagai kalangan. Di antaranya Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, S.H., Wakil Wali Kota Makassar Hj. Aliyah Mustika Ilham, S.E., M.A.P., serta Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar Hj. Melinda Aksa.

Hadir pula anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Hj. Fatma Wahyuddin, S.T., M.M.yang tak lain istri sekertaris daerah kota makassar, serta Prof. Dr. Andi Suriyaman Mustari Pide, S.H., M.H. selaku Ketua Pembina Yayasan Perguruan Tinggi Padang.
Dari kalangan akademisi, kegiatan ini juga dihadiri Prof. Dr. Juajir Sumadi, S.H., M.H. selaku Guru Besar Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Ir. H. Hasanuddin Salam, M.T. selaku Sekretaris Universitas Hasanuddin, serta Prof. Dr. Juanda, S.Pd., M.Hum. Guru Besar Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Makassar.

Selain itu, hadir pula Direktur PDAM Kota Makassar Dr. Hamzah Ahmad, Camat Biringkanaya Maharuddin, S.Sos., M.M., serta Camat Tamalanrea Andi Patiroi, S.H., M.H., bersama sejumlah tokoh masyarakat dan kerabat kedua keluarga besar.
Prosesi Mappettuada ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai budaya Bugis masih terus dijunjung tinggi dalam setiap tahapan menuju pernikahan, sekaligus menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antara kedua keluarga besar dan para tamu undangan yang hadir.(an)


