
Mediasahabat.com-Makassar, – Lurah Bulurokeng, Muh. Mahar, S.STP., M.Si, mendapat kesempatan menjadi narasumber dalam kegiatan Jelajah Sampah ke-8 yang diselenggarakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar di Kecamatan Ujung Tanah.Minggu, 26/72026
Dalam pemaparannya, Muh. Mahar menjelaskan pentingnya penerapan biopori sebagai salah satu solusi sederhana untuk mendukung pengelolaan lingkungan dan meningkatkan resapan air di kawasan permukiman.
Ia menjelaskan mulai dari cara membuat biopori, manfaat biopori, hingga cara kerja biopori. Menurutnya, pembuatan biopori sangat mudah dilakukan oleh masyarakat karena tidak membutuhkan lahan yang luas.

“Biopori dapat dibuat di halaman rumah, taman, bahkan di pinggir jalan yang memungkinkan. Dengan memanfaatkan lubang biopori, sampah organik dapat diolah menjadi kompos sekaligus meningkatkan daya resap air ke dalam tanah sehingga membantu mengurangi genangan maupun potensi banjir,” ujar Muh. Mahar.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mulai menerapkan biopori dari lingkungan masing-masing sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Kegiatan Jelajah Sampah ke-8 menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam pengelolaan sampah berbasis sumber, sekaligus mendukung terwujudnya program Makassar Bebas Sampah 2029 melalui partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.(an)



