
Mediasahabat.com-Makassar,–” Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI), Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si., menekankan pentingnya penguatan integritas dan budaya antikorupsi di kalangan mahasiswa sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.
Pesan tersebut disampaikan Ace Hasan saat menjadi pembicara dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Program Pascasarjana Universitas Hasanuddin (Unhas) di Makassar.
Di hadapan mahasiswa pascasarjana, Ace Hasan mengingatkan bahwa pendidikan tinggi tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga harus mampu membentuk karakter, integritas, serta tanggung jawab moral.
Menurutnya, mahasiswa pascasarjana memiliki posisi strategis karena kelak akan mengisi berbagai ruang profesional, pemerintahan, dunia usaha maupun sektor publik. Karena itu, integritas harus menjadi fondasi utama dalam setiap langkah dan keputusan.
Ia menilai, pemberantasan korupsi tidak cukup hanya mengandalkan penegakan hukum. Upaya tersebut harus dimulai dari pembentukan karakter dan budaya integritas sejak lingkungan pendidikan.
“Integritas harus menjadi nilai yang melekat dalam diri setiap insan, bukan sekadar slogan. Budaya antikorupsi harus dibangun sejak dini dan dimulai dari lingkungan pendidikan,” menjadi salah satu pesan penting yang ditekankan dalam kegiatan tersebut.
Ace Hasan juga mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menjadi insan akademik yang unggul secara intelektual, tetapi mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
Menurutnya, tantangan bangsa ke depan semakin kompleks. Karena itu, Indonesia membutuhkan generasi yang memiliki kemampuan akademik, wawasan kebangsaan, sekaligus karakter kuat dalam menghadapi berbagai persoalan.
Kehadiran Gubernur Lemhannas RI dalam kegiatan PKKMB Pascasarjana Unhas tersebut menjadi momentum penting bagi mahasiswa baru untuk memperluas wawasan mengenai kebangsaan, kepemimpinan, integritas dan pentingnya membangun Indonesia yang tangguh.
Melalui pembekalan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu membawa nilai-nilai integritas dalam lingkungan kampus maupun ketika nantinya terjun langsung ke tengah masyarakat.
Universitas Hasanuddin sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia Timur diharapkan terus menjadi ruang tumbuh bagi generasi intelektual yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki komitmen kuat terhadap nilai kejujuran, tanggung jawab dan antikorupsi.(an)



