
Mediasahbat.com-Maros, Sulawesi Selatan “Kabupaten Maros kembali mencuri perhatian publik dengan aksi damai yang berlangsung tertib dan tanpa kericuhan, Senin (1/9/2025). Demonstrasi yang digelar di depan Gedung DPRD Kabupaten Maros, Kecamatan Turikale, ini diikuti oleh aliansi masyarakat, mahasiswa, dan pelajar dengan mengusung tema “Demokrasi Sekarat, Saatnya Suara Rakyat Bangkit”.
Berbeda dengan aksi unjuk rasa di sejumlah daerah yang kerap diwarnai bentrokan, aksi di Maros justru menunjukkan kedewasaan berdemokrasi. Para pejabat daerah hadir langsung dan duduk bersama peserta aksi di jalan tanpa podium maupun pengeras suara.
Turut hadir dalam aksi tersebut Bupati Maros Dr. H.A.S. Chaidir Syam, Ketua DPRD Muhammad Gemilang Pagessa, Dandim 1422 Letkol Arm Agung Yuhono, Kajari Febriyan M., serta Kapolres Maros AKBP Douglas Mahendrajaya. Mereka mendengarkan aspirasi masyarakat secara langsung, menciptakan suasana yang humanis dan penuh keterbukaan.
Dalam orasinya, peserta aksi menyampaikan tujuh tuntutan utama, di antaranya:
- Revisi tunjangan DPR RI
- Pencopotan Kapolri
- Percepatan pengesahan UU Perampasan Aset
- Regulasi ketenagakerjaan yang berpihak kepada pekerja
- Pengusutan tragedi KM 50
- Klarifikasi dugaan ijazah Presiden
- Evaluasi kinerja Pemerintah Kabupaten Maros
Koordinator aksi, Akram Lallo, menegaskan bahwa tujuan aksi ini adalah menyuarakan kepentingan rakyat.
“Kami mengharapkan kebijakan pemerintahan selalu berlaku adil terhadap rakyat, sebab kesejahteraan rakyat merupakan hal utama dalam mendapatkan kemanfaatan dan keadilan oleh pemerintahan,” ujarnya.
Aksi ini mendapat apresiasi karena berjalan damai tanpa insiden. Pendekatan persuasif dari aparat TNI dan Polri berhasil menciptakan keamanan dan kenyamanan sepanjang jalannya aksi.



