
Mediasahabat.com-Makassar,-“Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Makassar, H. Muhammad Mario Said, S.IP., M.Si., menghadiri pelaksanaan Panin Expo 2026 yang digelar Bank Panin di Mal Ratu Indah, Jalan Dr. Sam Ratulangi, Makassar, Kamis (20/8/2026).
Kehadiran Mario Said menjadi bagian dari dukungan Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah, sektor perbankan, dunia usaha, dan masyarakat, khususnya dalam menciptakan iklim investasi yang semakin kondusif di Kota Makassar.
Panin Expo 2026 berlangsung selama empat hari, 20–23 Agustus 2026, dengan target nilai transaksi lebih dari Rp75 miliar. Kegiatan ini menghadirkan berbagai produk dan layanan perbankan, pembiayaan, properti, kendaraan, hingga layanan publik dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Makassar.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan Panin Expo 2026. Menurutnya, kegiatan yang melibatkan sektor perbankan dan dunia usaha tersebut memberikan kontribusi terhadap pergerakan ekonomi Kota Makassar.
“Atas nama Pemerintah Kota Makassar, kami mengapresiasi kegiatan Panin Expo ini,” ujar Appi.
Ia mengatakan, pertumbuhan ekonomi Makassar yang menunjukkan tren positif perlu terus dijaga melalui kolaborasi seluruh sektor.
Berdasarkan data yang diterima Pemerintah Kota Makassar, pertumbuhan ekonomi Makassar tahun ini berada di angka 6,61 persen, sedangkan inflasi mampu dijaga pada level 2,65 persen.
Di sisi investasi, Pemerintah Kota Makassar menargetkan realisasi investasi tahun 2026 sebesar Rp3,5 triliun. Hingga kuartal kedua, realisasi investasi telah mencapai sekitar Rp2,7 triliun atau 77 persen dari target tahunan.
“Target investasi tahun ini ada di angka Rp3,5 triliun dan sampai kuartal kedua ini kita sudah berada di angka Rp2,7 triliun,” ungkap Appi.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi indikator bahwa iklim investasi di Kota Makassar masih berada dalam kondisi positif.
Karena itu, pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan diminta terus menjaga momentum tersebut hingga akhir tahun.
“Artinya, iklim investasi masih bagus dan harus kita jaga sehingga kami berharap di akhir tahun target investasi di Kota Makassar sebesar Rp3,5 triliun ini bisa terealisasi dengan baik,” lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Appi menegaskan bahwa menjaga iklim investasi tidak dapat dilakukan pemerintah secara sendiri. Sinergi dengan perbankan, dunia usaha, investor, dan masyarakat menjadi bagian penting untuk menciptakan kondisi yang aman, nyaman, dan kondusif.
“Pemerintah kota tidak mungkin bisa melakukan ini sendirian. Sehingga iklim kolaborasi, iklim kerja sama harus kita jaga dengan baik,” tegasnya.
Sebagai perangkat daerah yang memiliki tugas dalam bidang penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu, kehadiran DPMPTSP Kota Makassar dalam Panin Expo menjadi bagian dari upaya mendekatkan layanan pemerintah kepada masyarakat dan pelaku usaha.
Layanan OSS/perizinan turut dihadirkan dalam kegiatan tersebut sehingga masyarakat maupun pelaku usaha dapat memperoleh informasi serta berkonsultasi secara langsung terkait berbagai kebutuhan pelayanan perizinan dan investasi.
Kehadiran layanan tersebut sekaligus memperlihatkan komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk memberikan pelayanan yang semakin mudah, cepat, transparan, dan dekat dengan masyarakat.
Sementara itu, Regional Manager KTI Bank Panin, Andi Hudli Huduri, mengatakan Panin Expo merupakan agenda yang secara konsisten digelar setiap tahun dan Makassar menjadi satu-satunya wilayah di Indonesia yang rutin melaksanakan kegiatan tersebut.
“Khusus tahun ini, kita mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Makassar,” katanya.
Menurut Hudli, keterlibatan sejumlah OPD Pemkot Makassar menjadi bentuk kolaborasi nyata untuk mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat yang hadir di lokasi expo.
“SKPD hadir di sini untuk mendekatkan diri kepada masyarakat dan memberikan pelayanan. Mudah-mudahan ini ada manfaatnya dan saya harap bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Kota Makassar,” ujarnya.
Panin Expo 2026 juga menawarkan berbagai program pembiayaan dengan bunga kompetitif. Untuk sektor KPR, Bank Panin menawarkan skema dengan jangka waktu dan angsuran tetap hingga 15 tahun. Sementara pembiayaan kendaraan melalui KPM menawarkan bunga khusus sebesar 1,58 persen selama pelaksanaan expo.
Bank Panin menargetkan nilai transaksi selama Panin Expo 2026 beserta dampak transaksi setelah kegiatan mencapai lebih dari Rp75 miliar.
Selain produk perbankan dan pembiayaan, kegiatan ini juga melibatkan sekitar 27 tenant dari berbagai sektor. Panin Expo turut dirangkaikan dengan berbagai kegiatan hiburan, lomba keluarga, serta program lingkungan berupa pembagian 500 bibit pohon kepada masyarakat.
Berbagai layanan publik Pemkot Makassar juga hadir dalam kegiatan tersebut. Selain DPMPTSP dengan layanan OSS/perizinan, terdapat layanan Identitas Kependudukan Digital dari Disdukcapil, layanan PBB dan informasi BPHTB dari Bapenda, serta sosialisasi pemilahan sampah dari Dinas Lingkungan Hidup.
Dengan hadirnya berbagai layanan tersebut, Panin Expo 2026 tidak hanya menjadi ajang transaksi dan promosi produk, tetapi juga menjadi ruang pertemuan antara pemerintah, perbankan, pelaku usaha, investor, dan masyarakat.
Melalui kolaborasi tersebut, Pemerintah Kota Makassar terus mendorong terciptanya ekosistem investasi yang sehat dan pelayanan publik yang semakin dekat dengan masyarakat, sejalan dengan posisi Makassar sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi dan pintu gerbang Indonesia Timur.(**)



