Mediasahabat.com-Makassar ,-“Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan sekaligus membantu meringankan beban kebutuhan pokok masyarakat, PT Kawasan Industri Makassar (KIMA) yang merupakan bagian dari Holding BUMN Danareksa menggelar kegiatan Pasar Murah Ramadan di halaman kantor PT KIMA, Selasa (10/3/2026).
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Direksi PT KIMA bersama perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, yakni Kepala Subbagian Tata Usaha Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Pemprov Sulsel, Zool Ilham, yang hadir mewakili Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Pemprov Sulsel.
Dalam kegiatan tersebut, PT KIMA menyediakan sebanyak 1.000 paket sembako untuk 1.000 penerima manfaat yang terdiri dari pekerja atau buruh perusahaan tenant di Kawasan Industri Makassar serta masyarakat yang bermukim di sekitar kawasan. Setiap paket sembako dapat ditebus dengan harga Rp100.000 setelah mendapatkan subsidi dari PT KIMA sebagai bentuk kepedulian perusahaan dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat selama Ramadan.
Kupon penukaran paket sembako sebelumnya telah didistribusikan kepada para penerima melalui perusahaan-perusahaan tenant di Kawasan Industri Makassar serta kantor kelurahan di sekitar kawasan, sehingga bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran.
Adapun total bahan pokok yang disalurkan dalam kegiatan ini meliputi 5.000 kilogram beras, 2.000 kilogram gula pasir, 1.000 kilogram tepung terigu, serta 2.000 liter minyak goreng.
Kegiatan pasar murah ini berlangsung mulai pukul 08.00 WITA hingga 16.00 WITA dengan mekanisme penukaran paket sembako menggunakan kupon yang telah dibagikan sebelumnya kepada para penerima manfaat.
Melalui kegiatan ini, PT KIMA berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi pekerja kawasan industri maupun masyarakat sekitar, sekaligus mempererat hubungan harmonis antara kawasan industri dengan masyarakat di sekitarnya, khususnya dalam momentum bulan suci Ramadan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Program Pasar Murah Ramadan ini juga menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pengentasan kemiskinan, pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat, serta peningkatan kesejahteraan pekerja dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.(**)


