
Mediasahabat.com-Makassar,– Suasana penuh kehangatan, kebahagiaan, dan nuansa adat Bugis-Makassar menyelimuti kediaman keluarga besar Dr. Andi Syahrum Makkuradde, S.S., S.E., M.Si. dan Hj. Andi Syahriati A. Syahrum, S.H., M.H. dalam prosesi adat Mappacci yang digelar untuk putri kedua mereka, dr. Andi Widya Sumpala, pada Kamis (23/7/2026) malam.

Prosesi sakral tersebut berlangsung di kediaman keluarga di Kompleks Griya Prima Tonasa Blok C 4 Nomor 1, Makassar, dan dihadiri oleh keluarga besar, kerabat, sahabat, serta para tamu undangan yang datang untuk memberikan doa restu kepada calon mempelai.

Dalam tradisi masyarakat Bugis-Makassar, Mappacci merupakan salah satu rangkaian adat yang dilaksanakan menjelang akad nikah.
Kata pacci berasal dari daun pacar atau daun inai yang menjadi simbol kesucian, kebersihan hati, keberkahan, dan harapan agar kedua mempelai memasuki kehidupan rumah tangga dengan hati yang bersih serta mendapat ridha Allah SWT.

Pada prosesi ini, daun pacci yang telah dihaluskan ditempelkan secara bergantian di telapak tangan calon pengantin oleh orang tua, keluarga, serta tokoh yang dituakan sebagai bentuk doa, restu, dan harapan agar rumah tangga yang akan dibangun senantiasa dipenuhi kebahagiaan, keharmonisan, dan keberkahan.
Malam Mappacci berlangsung dengan penuh khidmat dan kekeluargaan. Kehadiran keluarga besar dan para sahabat menjadi wujud dukungan serta ungkapan doa terbaik bagi dr. Andi Widya Sumpala yang akan memasuki babak baru dalam kehidupannya.

Usai prosesi adat tersebut, dr. Andi Widya Sumpala dijadwalkan akan melangsungkan akad nikah dengan dr. Andi Muhammad Fadhil Wardhihan pada Sabtu pagi 25/7/2026, bertempat di Hotel Claro Makassar. Setelah prosesi akad selesai, kedua mempelai akan melanjutkan rangkaian acara dengan resepsi pernikahan pada siang harinya di lokasi yang sama.
Momentum ini menjadi hari yang sangat berbahagia bagi keluarga besar Dr. Andi Syahrum Makkuradde dan Hj. Andi Syahriati A. Syahrum. Selain menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antarkeluarga, prosesi Mappacci juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya serta adat istiadat Bugis-Makassar yang sarat makna dan filosofi.

Semoga seluruh rangkaian pernikahan berlangsung dengan lancar dan penuh keberkahan, serta kedua mempelai dikaruniai rumah tangga yang sakinah, mawaddah, warahmah, penuh cinta, kebahagiaan, dan keberlimpahan rahmat dari Allah SWT.
Jika diunggah ke media online, rilis ini sudah layak sebagai berita human interest dengan nuansa budaya dan keluarga.(an)



