
Mediasahabat.com-Makassar,-“Program Iuran Sampah Gratis menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham.
Program yang mulai direalisasikan sejak 2025 tersebut hingga kini telah menjangkau 65. 372 rumah tangga penerima manfaat.
Direktur Eksekutif Parameter Publik Indonesia, Ras MD, menilai capaian tersebut menunjukkan bahwa program Iuran Sampah Gratis bukan sekadar janji politik, tetapi telah direalisasikan dan dirasakan masyarakat.
“Kalau penerima manfaatnya sudah mencapai 65.372 rumah tangga, tentu ini menunjukkan bahwa program tersebut berjalan. Pemerintah Kota Makassar telah menunjukkan komitmennya untuk menunaikan program yang dijanjikan kepada masyarakat,” ujar Ras MD, melalui keterangan tertulisnya, Minggu (06/09/2026).
Menurutnya, sebuah program pemerintah sangat wajar apabila memiliki persyaratan dan kriteria penerima. Hal tersebut justru diperlukan agar program dapat diberikan secara tepat sasaran.
“Tidak semua program pemerintah bisa diberikan kepada seluruh masyarakat tanpa kriteria. Ada kelompok sasaran yang memang ditentukan. Sama seperti program seragam gratis, ada ketentuan siapa yang menjadi penerima manfaat. Begitu juga dengan iuran sampah gratis,” jelasnya.
Ras MD menyebut salah satu kriteria penerima Iuran Sampah Gratis adalah rumah tangga dengan daya listrik 450 VA hingga 900 VA. Kebijakan tersebut bahkan diperluas hingga pelanggan dengan daya listrik 1.300 VA.
Ia juga menilai adanya ketentuan pemilahan sampah tidak semestinya dipandang sebagai penghambat program. Sebaliknya, ketentuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah membangun kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah dari sumbernya.
“Kalau ada kewajiban memilah sampah, saya kira itu bagian dari kebijakan persampahan yang memang harus diterapkan secara konsisten. Jadi program bantuan dan edukasi mengenai pengelolaan sampah sebenarnya bisa berjalan bersamaan,” katanya.
Dari sisi tingkat pengenalan program, survei Parameter Publik Indonesia menunjukkan awareness masyarakat terhadap Program Iuran Sampah Gratis telah mencapai 84,7 persen. Artinya, mayoritas publik Kota Makassar sudah mengetahui keberadaan program tersebut.
Sementara itu, sebanyak 33,7 persen responden mengaku telah menerima manfaat dari program Iuran Sampah Gratis.
Yang cukup positif, tingkat kepuasan masyarakat terhadap program tersebut mencapai 62,2 persen.
“Angka 62,2 persen ini menunjukkan mayoritas publik yang menjadi bagian dari survei memberikan penilaian puas terhadap program Iuran Sampah Gratis. Jadi secara umum program ini berada pada kategori positif dan diterima masyarakat,” ujar Ras MD.
Menurutnya, pemerintah tetap perlu melakukan evaluasi terhadap aspek teknis program, terutama terkait pendataan, sosialisasi, mekanisme pelayanan, serta memastikan masyarakat yang memenuhi kriteria dapat memperoleh haknya.
“Program pemerintah tentu tidak ada yang sempurna. Kalau ada aspek teknis yang harus diperbaiki, itu bagian dari evaluasi. Tetapi kita juga harus melihat capaian dan manfaat yang sudah diberikan. Jangan sampai persoalan teknis kemudian membuat kita mengabaikan keberhasilan program secara keseluruhan,” katanya.
Ras MD menilai capaian 65.372 rumah tangga penerima manfaat merupakan indikator bahwa komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam merealisasikan program unggulannya patut diapresiasi.
“Yang terpenting sekarang adalah bagaimana program ini terus dimaksimalkan, diperbaiki dari sisi teknis dan diperluas kepada masyarakat yang memang memenuhi kriteria. Pemerintah sudah menunjukkan komitmen, tinggal memastikan implementasinya semakin baik dan tepat sasaran,” pungkasnya. (*)



